Berita

Presiden AS Donald Trump/Net

Dunia

Trump: Indonesia akan Borong Energi Hingga Pesawat dari AS Rp243 T

RABU, 16 JULI 2025 | 10:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indonesia berkomitmen membeli energi asal Amerika Serikat (AS) senilai 15 miliar Dolar AS atau sekitar Rp243,9 triliun, sebagai bagian dari kesepakatan dagang terbaru dengan Washington. 

Hal tersebut dikatakan Presiden AS Donald Trump saat mengumumkan kesepakatan pemangkasan tarif dari 32 persen menjadi 19 persen untuk Indonesia. Sementara untuk ekspor AS ke Indonesia tidak akan dikenakan bea masuk.

"Mereka membayar 19 persen dan kami tidak membayar apa pun," kata Trump kepada wartawan, Selasa (waktu setempat), di Gedung Putih, Selasa 15 Juli 2025.


“Kami akan memiliki akses penuh ke Indonesia,” tambahnya.

Dalam pernyataannya, Trump juga mengatakan bahwa Indonesia akan memborong 50 unit pesawat Boeing, termasuk seri Boeing 777, serta produk pertanian AS senilai 4,5 miliar dolar AS.

"Sebagai bagian dari Perjanjian tersebut, Indonesia telah berkomitmen untuk membeli Energi AS senilai 15 miliar Dolar AS, Produk Pertanian Amerika senilai 4,5 miliar Dolar AS, dan 50 Jet Boeing, banyak di antaranya adalah Boeing 777," ujar Trump, dikutip AFP, Rabu, 16 Juli 2025.

Trump mengklaim telah berkomunikasi langsung dengan Presiden RI Prabowo Subianto untuk merampungkan kesepakatan ini. 

Sebelumnya, Trump sempat mengirimkan surat resmi kepada Prabowo pada 7 Juli lalu, yang menyampaikan rencana pengenaan tarif impor 32 persen bagi Indonesia. 

Dalam surat itu, Trump menyebut pentingnya kerja sama dagang kedua negara dan membuka ruang untuk negosiasi.

Sebagai respons, pemerintah Prabowo menjanjikan peningkatan pembelian dan investasi ke AS dengan nilai total mencapai 34 miliar dolar AS atau sekitar Rp551 triliun.

Adapun tarif ini lebih rendah dari negara tetangga Vietnam, yang terkena tarif 20 persen oleh Trump. Namun barang dari negara lain yang masuk lewat negara Vietnam tetap dikenakan tarif 40 persen.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya