Berita

Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar di Hotel Bidakara Jakarta, Minggu malam, 13 Juli 2025/RMOL

Politik

Kelakar Cak Imin:

Kalau Ada yang Tak Tumbuh dari Bawah Pasti Bukan PMII, Itu HMI!

SENIN, 14 JULI 2025 | 04:50 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menyatakan bahwa alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) memiliki potensi besar untuk mengembangkan sistem ekonomi pasal 33 UUD 1945.

Hal itu disampaikan sosok yang akrab disapa Cak Imin ini dalam acara pengukuhan PB IKA PMII periode 2025-2030 di bawah kepemimpinan Fathan Subchi di Hotel Bidakara Jakarta, Minggu malam, 13 Juli 2025.   

"Apa yang terjadi semua itu, semua teori-teori itu ya gudangnya ada di IKA PMII itu. Teori-teori tumbuh dari Bawah. Tadi Pak Juri disebut siapa sama Heri Arzumu, membangun dari bawah, tumbuh dari bawah," kata Cak Imin.


Tak ketinggalan dengan gayanya yang khas penuh kelakar, Cak Imin pun menyinggung tetangga sebelah di Organisasi Cipayung Plus yakni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Korps Hijau Hitam ini terkena sindiran ala Cak Imin karena sepak terjangnya yang sangat kental dengan kue kekuasaan. 

"Nggak ada PMII, nggak tumbuh dari bawah, kalau ada yang tidak tumbuh dari bawah pasti bukan PMII, pasti itu HMI," selorohnya.

Ketua Umum PKB itu mengingatkan bahwa PMII harus menjadi bagian dari solusi membenahi perekonomian bangsa.

"Semua dalam posisi global yang powerless, Pak Prabowo coba merangkai dalam bukan teori tak lagi, tapi praktek. Nah di situ lah saya sebut PMII relevan untuk tumbuh menjadi bagian dari solusi yang telat di tengah, semua lagi gejolak, gak ada yang gak aman hari ini, semuanya tidak aman," pungkasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya