Berita

Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar di Hotel Bidakara Jakarta, Minggu malam, 13 Juli 2025/RMOL

Politik

Kelakar Cak Imin Ngiler Ingin jadi Komisaris BUMN Buat Biayai Dapil

SENIN, 14 JULI 2025 | 03:19 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menjadi pembicara utama dalam acara pengukuhan Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA PMII) periode 2025-2030 di bawah kepemimpinan Fathan Subchi di Hotel Bidakara Jakarta, Minggu malam, 13 Juli 2025. 

Turut hadir sejumlah tokoh, di antaranya Menteri Agama Nasaruddin Umar. Dengan gayanya yang khas penuh canda, tokoh yang akrab disapa Cak Imin itu memulai sambutan.

"Pak Nasaruddin Umar. Menteri Agama Republik Indonesia. Luar biasa Pak Nazar ini, Pak Nazar ini menteri, pemerintah, malah ngingatkan soal lingkungan hidup. Ada ulama yang malah menganggap lingkungan hidup nggak terlalu penting," kata Ketua Umum PKB tersebut 


"Ini tanda-tanda zaman apa tanda-tanda zaman ini. Yang pemerintah menganggap lingkungan hidup penting, yang ulama menganggap lingkungan hidup nggak penting. wallahualam bissawab," tambahnya.

Setelah itu, Cawapres 2024 itu melanjutkan sambutannya dengan menyapa beberapa tokoh yang merupakan alumni PMII.

"Wamen yang saya hormati, Aminuddin Maruf, Faisol Reza, sahabat Juri. Ini wamen-wamen yang membuat saya agak terburuk. Karena dulu saya tuh enggak pernah peduli dompet saya ada uang atau enggak, gak peduli," selorohnya.

"Karena bagi saya dompet ada isi nggak ada isi yang penting ada kartu kredit, kan gitu," kelakarnya yang disambut tawa dari seluruh hadirin.

Tak ketinggalan Cak Imin pun menyinggung para wamen yang kini menjadi komisaris BUMN. Pasalnya, dalam aktivitas politik di PKB, ia tak memungkiri perlu banyak logistik.

"Nah gara-gara wamen-wamen pada jadi komisaris, kita ngiler juga kan. Jadi mikir, ini kira-kira bisa seperti mereka enggak nasib ini. Kira-kira dapil masih aman apa engga? Kira-kira gitu. Wamen-wamen ini luar biasa. Tapi soal rejeki itu. Ya wamen-wamen ini bikin lemas lah," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya