Berita

Kantor Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur/Net

Hukum

KPK Garap 7 Pejabat Pemkab Lamongan dan Swasta

SELASA, 08 JULI 2025 | 13:19 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sejumlah pejabat Pemkab Lamongan dan petinggi swasta diperiksa KPK kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Pemkab Lamongan tahun anggaran 2017-2019.

"Penyidik memanggil 7 orang saksi. Pemeriksaan dilakukan di Kantor Pemkab Lamongan," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Selasa siang, 8 Juli 2025.

Ketujuh saksi yang dipanggil, yakni Kepala Seksi Penataan Bangunan dan Lingkungan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Pemkab Lamongan, Mokh Sukiman; Direktur PT Agung Pradana Putra, Ahmad Abdillah.


General Manager Divisi Regional III PT Brantas Abipraya tahun 2015-2019, Herman Dwi Haryanto; Komite Manajemen Proyek Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan tahun 2017-2019 yang juga Direktur CV Absolute, Muhammad Yanuar Marzuki.

Kemudian, Kepala Sub Bagian Keuangan Pemkab Lamongan, Naila Maharlika; Kepala BPKAD Pemkab Lamongan tahun 2017, Heri Pranoto; dan Kabag Perencanaan dan Keuangan Setda Pemkab Lamongan, Laili Indayati.

Sejak diumumkan proses penyidikan pada 15 September 2023, KPK hingga kini belum membeberkan identitas para tersangka.

KPK sudah melakukan penggeledahan di beberapa tempat, seperti kantor dinas yang ada di lingkungan Pemkab Lamongan, maupun rumah dinas Bupati Lamongan, serta rumah dan kantor pihak swasta.

Perkara ini berkaitan Pasal 2 dan Pasal 3 UU Tipikor dengan potensi kerugian keuangan negara hingga Rp151 miliar.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya