Berita

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno/Ist

Politik

Prabowo di KTT BRICS, Eddy Soeparno Dukung Indonesia jadi Pemimpin Hadapi Krisis Iklim

SENIN, 07 JULI 2025 | 20:03 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Indonesia secara perdana menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS yang digelar di Rio de Janeiro, Brasil.

Presiden Prabowo Subianto hadir dan membawa misi menyuarakan sikap RI menjadi 'bridge-builder' dalam berbagai isu global termasuk di dalamnya aksi iklim. 

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno tak ragu mendukung langkah diplomasi Presiden Prabowo yang secara aktif hadir dalam berbagai pertemuan tingkat global dengan tetap mengutamakan prinsip bebas aktif. 


“Mendukung penuh sikap RI dalam KTT BRICS yang menjadi jembatan persatuan dari berbagai negara dari timur maupun barat untuk mempersiapkan aksi kolektif menghadapi tantangan global seperti kemiskinan, terorisme dan tentu juga menghadapi ancaman krisis iklim,” ujar Eddy kepada wartawan, Senin 7 Juli 2025. 

“Apalagi seperti disampaikan Presiden Brazil Lula da Silva, KTT BRICS terinspirasi salah satunya dari Konferensi Asia Afrika (KAA) tahun 1955 di mana Indonesia menjadi penyelenggara dan inisiator utama,” lanjutnya. 

Secara khusus, Wakil Ketua Umum PAN ini menyampaikan perlunya Indonesia mengambil inisiatif untuk berperan sebagai climate leader dalam upaya menghadapi krisis iklim yang menjadi ancaman global. 

Menurutnya, Forum BRICS adalah momentum yang tepat untuk menyuarakan komitmen menghadapi ancaman perubahan iklim dan upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang adil dan inklusif. 

“Indonesia dapat mengambil peran untuk memimpin inisiatif agar transisi energi dan pembangunan hijau tetap mempertimbangkan keadilan bagi negara-negara berkembang,” kata Eddy. 

Dia juga mendukung komitmen Presiden Prabowo yang disampaikan dalam berbagai forum tingkat tinggi bahwa Indonesia mendukung upaya global dalam menanggulangi perubahan iklim serta transisi menuju energi terbarukan, dan komitmen membawa Indonesia menuju transisi energi hijau yang berkelanjutan. 

Eddy berharap, melalui forum BRICS Indonesia juga bisa mendapatkan pendanaan hijau dari New Development Bank (NDB) dengan jumlah yang signifikan untuk mendukung proyek energi terbarukan. 

“Semoga di antara hasil atau oleh-oleh KTT BRICS ini nantinya adalah komitmen dari negara-negara mitra maupun dari NDB untuk membiayai proyek-proyek hijau di Indonesia,” pungkasnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya