Berita

Srikandi Patra Boyolali membatik di World Expo 2025 Osaka, Jepang/Ist

Dunia

Pertamina Bawa Batik Difabel Boyolali ke Pentas Dunia

JUMAT, 04 JULI 2025 | 20:33 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ajang World Expo 2025 di Osaka, Jepang dimanfaatkan Pertamina untuk mempromosikan produk unggulan sekaligus budaya Indonesia ke pasar dunia.

Mulai dari produk batik, hingga keterampilan para sahabat difabel dalam membatik turut dipromosikan dalam ajang tersebut.

Salah satunya ditunjukkan Sri Sulastri, sahabat difabel yang tergabung dalam kelompok Srikandi Patra Boyolali. Di hadapan puluhan pengunjung asing mayoritas warga Jepang, ia memegang canting seperti seorang seniman memegang kuas. 


Sri mengenalkan seni batik di atas panggung Paviliun Indonesia. "Saya gembira, semuanya tertata, terorganisasi, disiplin,” kata Sri dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 4 Juli 2025.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso berkomitmen mendukung sahabat difabel untuk terus berkarya, maju, dan go internasional sebagai perwujudan asta cita pemerintah dalam memperkuat peran perempuan dan disabilitas. 

“Sahabat difabel memiliki peluang dan kesempatan yang sama untuk maju dan dikenal di pentas dunia. Pertamina secara berkelanjutan terus melakukan pembinaan dari berbagai aspek termasuk memfasilitasi promosi di tingkat global,” ujar Fadjar.

Srikandi Patra Boyolali merupakan mitra Pertamina yang dibina Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah sejak tahun 2017. Kelompok terdiri atas tujuh penyandang disabilitas dengan latar belakang yang beragam, dari tuna daksa hingga tuna grahita.

Karya mereka pun telah diakui dunia, melalui penghargaan internasional seperti The CSR Excellence Awards di London dan The Global CSR Awards untuk kategori program inklusif terbaik.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya