Berita

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo/Net

Politik

Tak Jadi Maju Caketum PSI, Jokowi Cuma Cek Ombak

RABU, 25 JUNI 2025 | 10:07 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi diyakini hanya sekadar cek ombak dan tidak akan maju sebagai calon Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Pasalnya, sang putra bungsu, Kaesang Pangarep, menyatakan akan kembali mencalonkan diri sebagai Caketum PSI.

“Jokowi ingin maju menjadi Caketum PSI tampaknya hanya cek ombak,” kata pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, kepada wartawan, Rabu 25 Juni 2025. 

Jamiluddin berpandangan, Jokowi juga ingin mengecek sejauh mana para loyalisnya yang bernaung di PSI. 


“Jokowi ingin tahu seberapa besar para kader PSI masih mendukung dirinya. Hal itu perlu diketahui Jokowi karena selama menjadi Presiden, PSI menjadi pendukung utamanya,” tutur Jamiluddin. 

Dengan cek ombak, lanjut Jamiluddin, Jokowi akhirnya mengetahui dukungan PSI terhadapnya masih besar meskipun sudah tidak menjadi presiden lagi.

“Jadi, sejak awal Jokowi tampaknya memang tak ingin menjadi Ketum PSI. Jokowi masih belum mau masuk partai, termasuk jadi petinggi partai,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya