Berita

Ketua Fraksi PKS DPR, Jazuli Juwaini/Ist

Dunia

Ketua FPKS DPR: Israel Melanggar Hukum Laut Internasional

KAMIS, 12 JUNI 2025 | 09:38 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tindakan Israel memblokade bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza hingga menculik sejumlah aktivis asal Swedia, Greta Thunberg bersama rekan-rekannya tidak bisa diamkan dunia internasional.

Meski kini Greta telah dideportasi ke negara asalnya, tindakan Israel tetap tidak bisa ditoleransi.

"Ini adalah bentuk arogansi penjajah yang melanggar hukum laut internasional dan mengabaikan prinsip-prinsip hak asasi manusia," tegas Ketua Fraksi PKS DPR, Jazuli Juwaini, Kamis, 12 Juni 2025. 


Fraksi PKS mendesak pemerintah Indonesia menyuarakan protes keras melalui jalur diplomatik, sekaligus menuntut Dewan Keamanan PBB dan lembaga internasional.

"PBB dan dunia internasional perlu menjatuhkan sanksi tegas atas pelanggaran terhadap hukum internasional ini. Seluruh misi kemanusiaan untuk rakyat Palestina juga harus dijamin keselamatannya," lanjut Jazuli.

Penyaluran bantuan yang selama ini dilakukan merupakan simbol keberanian dan solidaritas dunia terhadap penderitaan rakyat Gaza.

"Dunia internasional tidak boleh diam. Diam adalah bentuk pembiaran terhadap kejahatan," tandasnya.

Greta dan relawan lain diculik Israel saat membawa bantuan kemanusiaan menggunakan kapal Madleen ke Gaza pada Senin, 9 Juni 2025.

Setelah dunia bereaksi, Greta kemudian dideportasi Israel dan telah tiba di Bandara Arlanda, Stockholm, Selasa, 10 Juni 2025 waktu setempat.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya