Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama European Union Commissioner for Trade and Economic Security Maros Sefcovic/Ist

Bisnis

Perundingan Indonesia-European Union CEPA Masuki Tahap Akhir Setelah 9 Tahun

SABTU, 07 JUNI 2025 | 10:42 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Setelah sembilan tahun melewati proses panjang dan kompleks, perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) akhirnya memasuki tahap akhir. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan kesepakatan besar ini semakin dekat untuk dirampungkan, seiring intensitas komunikasi antara kedua belah pihak yang terus meningkat.

Airlangga bertemu langsung dengan European Union Commissioner for Trade and Economic Security Maroš Šef?ovi? pada Jumat 6 Juni 2025, di Berlaymont Building, Brussels, Belgia. 


Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi virtual yang telah dilakukan pada 5 Mei 2025 lalu, yang fokus mendorong penyelesaian substansi perundingan pada tahun ini.

“Perjanjian IEU-CEPA telah mencapai tahap akhir setelah sembilan tahun lamanya melaksanakan perundingan. Hal ini tentunya menjadi momentum penting di tengah kondisi perekonomian global yang tidak dapat diprediksi dan tidak pasti, sehingga ini menunjukkan pentingnya kerja sama dalam mengatasi tantangan global,” ungkap Menko Airlangga dalam keterangan resmi, Sabtu 7 Juni 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Airlangga juga menyoroti pencapaian dalam aspek trade and sustainable growth, termasuk kesepakatan terkait kerangka keberlanjutan yang telah dibangun antara kedua pihak. Ia mendorong agar produk perikanan Indonesia bisa mendapatkan perlakuan preferensial yang sama seperti negara-negara mitra UE lainnya.

“Indonesia adalah negara kepulauan dengan laut yang luas. Kami memprioritaskan produk perikanan asal Indonesia untuk bisa masuk ke pasar Eropa,” tegasnya.

Isu lingkungan pun tak luput dari pembahasan. Airlangga mengapresiasi sikap Uni Eropa yang bersedia memberikan perlakuan khusus kepada negara-negara mitra dagang yang telah memiliki kesepakatan FTA atau CEPA dalam konteks kebijakan pengurangan deforestasi dan degradasi hutan.

“Indonesia dan Uni Eropa sepakat untuk segera menyelesaikan isu-isu yang masih tersisa dan siap mengumumkan penyelesaian perundingan secara substansi pada akhir Juni 2025,” pungkas Menko Airlangga.

Adapun kerja sama ekonomi antara Indonesia-Uni Eropa l menunjukkan kemajuan menjanjikan. Nilai perdagangan kedua pihak pada 2024 tercatat mencapai 30,1 miliar Dolar AS.

Uni Eropa kini menjadi mitra dagang kelima terbesar bagi Indonesia, sedangkan Indonesia menempati posisi ke-33 sebagai mitra dagang Uni Eropa. Neraca perdagangan pun berpihak pada Indonesia dengan surplus yang melonjak dari 2,5 miliar Dolar AS pada 2023 menjadi 4,5 miliar Dolar AS di tahun berikutnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya