Berita

Ilustrasi/RMOL

Politik

Ray Rangkuti:

Jokowi Lebih Pilih Tawaran Ketum PPP Ketimbang PSI

JUMAT, 30 MEI 2025 | 00:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden ke-7 RI Joko Widodo dipastikan bakal menerima tawaran Haji Isam dan PPP menjadi ketua umum. 

Terlebih, jika Haji Isam masuk ke PPP, maka Jokowi akan berjalan mulus jadi pimpinan Kabah,

Hal ini disampaikan Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti menyoal bursa calon ketua umum PPP.


Menurutnya, jika Jokowi masuk sebagai caketum PPP, maka hal itu dirasa rasional dibandingkan memilih Amran Sulaiman yang kurang populer di dunia politik.

“Baik bagi PPP maupun haji Isam sendiri, mendorong Pak Jokowi sebagai caketum jauh lebih rasional dan strategis,” kata Ray Rangkuti kepada wartawan, Kamis, 29 Mei 2025.

Ia menambahkan, jika Jokowi ditawarkan PPP dan Haji Isam untuk menjadi ketua umum, maka Jokowi akan menerimanya dan PSI akan kembali dipimpin putra bungsunya.

“Bagaimana dengan Pak Jokowi. Apakah akan menerima tawaran caketum PPP? Jawabannya positif iya. Ibarat angka di kisaran 60 persen,” ujarnya.

“PSI akan dijabat kembali Kaesang,” tutupnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya