Berita

Bank Syariah Indonesia/Ist

Bisnis

Bank Syariah Indonesia akan Bagikan Dividen Rp1,05 Triliun

JUMAT, 23 MEI 2025 | 06:53 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Menyusul hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2024, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mengumumkan akan membagikan dividen tunai sebesar Rp1,05 triliun pada 19 Juni 2025. 

Pemegang saham yang berhak memperoleh dividen adalah yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan (DPS) atau recording date pada 28 Mei 2025.

Corporate Secretary BSI Wisnu Sunandar mengatakan, Perseroan telah menyampaikan hal tersebut pada Laporan Keterbukaan Informasi Perusahaan melalui system IDX tanggal 20 Mei 2025. Pada laporan tersebut, Perseroan mencantumkan laporan lengkap hasil RUPST Tahun buku 2024. 


RUPST menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp1,05 triliun atau 15 persen dari total laba bersih Perseroan yang dibagikan kepada pemegang saham. 

Dari total dividen tersebut, maka besaran dividen per lembar saham dari bank dengan kode saham BRIS sekitar Rp22,78 per lembar saham. Jumlah dividen tersebut naik sebesar 22,86 persen dibandingkan dividen tahun buku 2023 senilai Rp18,54 per lembar saham.

Sepanjang tahun 2024 BSI membukukan laba bersih sebesar Rp7,01 triliun dan total aset Rp409 triliun dengan kualitas terjaga. Selain untuk dividen, penggunaan 20 persen laba bersih akan disisihkan sebagai cadangan wajib perseroan. Adapun 65 persen sisanya dialokasikan sebagai laba ditahan. Keputusan ini telah disetujui oleh para pemegang saham dalam agenda RUPS Tahunan.

"Bagi pemegang saham yang sahamnya tercatat dalam penitipan kolektif di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), pembayaran akan dilakukan melalui Rekening Dana Nasabah (RDN) di perusahaan efek atau bank kustodian terkait," kata Wisnu melalui siaran persnya, Kamis 22 Mei 2025. 

Selain penetapan pembagian dividen, berdasarkan ringkasan risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Syariah Indonesia Tbk, RUPST juga menetapkan pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi baru.

Berikut susunan pengurus BSI:

Dewan Komisaris:
1.    Komisaris Utama: Muhadjir Effendy*
2.    Komisaris Independen: Felicitas Tallulembang
3.    Komisaris : Meidy Ferdiansyah* 
4.    Komisaris : Mochamad Agus Rofiudin*
5.    Komisaris : Kamaruddin Amin*
6.    Komisaris Independen: Nizar Ahmad Saputra*
7.    Komisaris Independen: Muhammad Syafii Antonio*
8.    Komisaris Independen: Addin Jauharudin*

Dewan Direksi:
1.    Direktur Utama: Anggoro Eko Cahyo*
2.    Wakil Direktur Utama:  Bob Tyasika Ananta
3.    Direktur Retail Banking: Kemas Erwan Husainy*
4.    Direktur Information Technology: Muharto*
5.    Direktur Finance & Strategy: Ade Cahyo Nugroho
6.    Direktur Sales & Distribution: Anton Sukarna
7.    Direktur Compliance & Human Capital: Arief Adhi Sanjaya*
8.    Direktur Risk Management: Grandhis Helmi Harumansyah
9.    Direktur Wholesale Transaction Banking: Zaidan Novari
10.   Direktur Treasury & International Banking: Firman Nugraha*

(*Berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas fit and proper test).

Susunan Dewan Pengawas Syariah
1.    Ketua: Prof. Dr. K.H. Hasanudin, M.Ag
2.    Anggota: Dr. K.H. Mohamad Hidayat, SE, M.H, M.Ag
3.    Anggota: Dr. H. Oni Sahroni MA
4.    Anggota: Prof. Dr. Jaih Mubarok, SE., MH, M.Ag
5.    Anggota: Dr. K.H. Abdul Ghofur Maimoen, MA.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya