Berita

Penyair Papua yang menulis luka dan harapan tanah kelahiran, Esther Haluk mendapat penghargaan kategori fiksi/Ist

Nusantara

Denny JA Foundation Luncurkan Dana Abadi Penghargaan Penulis

KAMIS, 22 MEI 2025 | 16:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Denny JA Foundation meluncurkan Dana Abadi Penghargaan Penulis. Program ini dirancang sebagai bentuk penghargaan berkelanjutan kepada penulis dari berbagai daerah, latar belakang, dan genre.

“Penulis adalah penjaga kata, dan kata adalah senjata sunyi revolusi manusia. Di era digital yang cepat dan dangkal, penghargaan seperti ini adalah oksigen bagi karya tulis mendalam," ujar Denny JA, Kamis, 22 Mei 2025.

Sejauh ini, sudah ada empat penghargaan diberikan di tahun 2024, yakni Lifetime Achievement Award kepada Ahmad Tohari, penulis yang mengangkat suara rakyat kecil Indonesia.


Kemudian penghargaan kategori fiksi diberikan kepada Esther Haluk, penyair Papua yang menulis tentang luka dan harapan tanah kelahirannya. Penghargaan kategori nonfiksi diberikan kepada Murdiono Mokoginta dari Bolmong, yang menulis ulang sejarah lokal.

Terakhir adalah kategori puisi esai internasional yang diberikan kepada pelopor puisi esai di Asia Tenggara, Jasni Matlani dari Malaysia.

Setiap penghargaan disertai sertifikat dan dana tunai Rp50 juta untuk Lifetime Achievement, dan Rp35 juta untuk kategori lainnya. Program ini disalurkan melalui komunitas Perkumpulan Penulis Indonesia Satupena, Lembaga Kreator Era AI, dan Komunitas Puisi Esai.

Dana Abadi Penghargaan Penulis dibangun dengan model keberlanjutan. Denny JA menyisihkan saham bisnis pribadi untuk menopang kegiatan sastra dan spiritualitas lintas iman di kampus secara permanen.

“Warisan sejati bukan saldo abadi atau bangunan tinggi, tapi nyala yang terus hidup dalam diri para penulis, bahkan ketika lampu dunia padam,” jelas Denny JA.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya