Berita

Ilustrasi/RMOL via AI

Bisnis

Bukan Dana Tunai, Bank Himbara Siapkan Plafon Usaha untuk Kopdes

RABU, 21 MEI 2025 | 12:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih diharapkan dapat dikerjakan dengan serius. 

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan, program ini bertujuan menjaga eksistensi sistem perekonomian pedesaan. 

“Memang ada kata-kata yang selalu kami bilang kalau konsep Koperasi Desa Merah Putih ini gagal, sudah kita tidak usah bicara koperasi lagi,” ujar Erick dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Rabu 21 Mei 2025. 


Erick juga meminta agar program ini dilaksanakan secara transparan. Sebab, pengoperasiannya menggunakan dana Himpunan Bank Negara (Himbara), yang merupakan tulang punggung pembangunan ekonomi nasional. 

Bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) memberikan plafon untuk berusaha kepada Kopdes Merah Putih bukan dana cash.

"Himbara memberikan plafon. Itu berulang-ulang kali disampaikan, bukan memberikan dana cash, tapi plafon untuk berusaha," ujar Erick. 

Program ini terinspirasi dari data banyaknya masyarakat yang berpindah dari desa ke kota. Angka pertumbuhan penduduk mulai bergeser ke perkotaan. Hal ini mengancam hilangnya sistem perekonomian di desa-desa. 

Erick memaparkan, nantinya Kementerian Desa juga memiliki program asuransi yang akan mengantisipasi jika Koperasi Desa Merah Putih menemui kendala.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya