Berita

Anggota KPU August Mellaz/RMOL

Politik

Akun Medsos KPU Diretas, BSSN Turun Tangan

RABU, 21 MEI 2025 | 12:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Komisi Pemilihan Umum (KPU) membenarkan adanya peretasan terhadap akun resmi media sosial di platform X.

Hal tersebut disampaikan Anggota KPU August Mellaz, kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Rabu, 21 Mei 2025.

"Terkait dengan akun X KPU RI yang dihack. Kami mengetahui bahwa tadi pagi akun X KPU RI terkena serangan tersebut," ujar Mellaz.


Dia menjelaskan, peretasan yang terjadi pada dini hari tadi pukul 02.13 WIB, langsing ditindaklanjuti oleh divisi terkait di KPU RI.

"Seketika setelah diketahui, pihak Humas (hubungan masyarakat) dan Pusdatin (pusat data dan informasi) KPU RI, langsung melakukan langkah-langkah untuk mengatasinya," urainya. 

Dia memastikan, selain melakukan langkah penanganan internal KPU juga berkoordinasi dengan lembaga negara terkait, untuk mengatasi persoalan peretasan yang terjadi. 

"Saat ini proses penanganannya sedang dilakukan dengan bantuan dari pihak X dan BSSN (Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN)," jelasnya.

Lebih lanjut, Mellaz menyatakan bahwa postingan hacker dalam akun X resmi KPU RI, @KPU_ID telah ditutup aksesnya, sehingga masyarakat sudah tidak bisa melihatnya lagi. 

"Postingan dari hacker sudah tidak ada lagi. Saat ini menunggu proses pemulihan kembali," demikian Mellaz menambahkan. 

Postingan hacker dalam akun X resmi KPU RI menunjukkan adanya gambar sebuah situs judi online (judol), dan dilengkapi kata-kata persuasif untuk mengakses situs itu.

"Kalian jangan meributkan tentang ijazah, saya membenarkan itu dan juga anggota komisioner KPU. Daripada kalian meributkan hal seperti itu, mending kalian bermain di website MAHAZEUS," tulis akun KPU RI di akun X.

Selain itu, tanda lain yang terlihat adalah dari logo centang biru akun X KPU RI, dimana nampak warnanya berubah menjadi abu-abu.

Namun, setelah beberapa jam berlalu sejak pukul 10.00 WIB, postingan itu hilang dan tak dapat lagi diakses. 

Sampai pagi tadi, postingan itu telah dilihat oleh sekitar 13 ribu orang.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya