Berita

Ilustrasi/RMOL via AI

Bisnis

Harga Logam Dunia Kompak Jatuh: Emas 3 Persen, Platinum 2 Persen

SELASA, 13 MEI 2025 | 09:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas anjlok lebih dari 3 persen sesaat setelah Amerika Serikat (AS) mengumumkan hasil perundingannya dengan China di Swiss. 

Dikutip dari Reuters, harga emas di pasar spot (XAU/USD), diperdagangkan pada 3.225 Dolar AS pada penutupan perdagangan Senin 12 Mei 2025 atau Selasa dini hari WIB. 

Sementara harga emas berjangka AS ditutup melorot 3,5 persen menjadi 3.228 Dolar  AS.


Emas sempat mencapai titik tertinggi harian di 3.326 Dolar AS. Bahkan, bulan lalu, logam kuning, yang dianggap sebagai aset lindung terhadap gejolak ekonomi dan geopolitik, menyentuh rekor tertinggi hingga 3.500,05 Dolar AS per ons. 

Analis memperkirakan, meredanya kekhawatiran resesi yang diakibatkan perang dagang, justru membuat harga emas rentan. 

Saat ini, trader menunggu data Indeks Harga Konsumen AS yang akan dirilis hari ini untuk mendapatkan arahan tentang jalur kebijakan Federal Reserve. 

Kumpulan data utama lainnya yang akan diumumkan minggu ini termasuk Indeks Harga Produsen dan penjualan eceran.

Harga logam lainnya ikut terdampak. Perak spot turun 0,9 persen menjadi 32,4 Dolar AS per ons. Platinum merugi hamper 2 persen menjadi 976,06 Dolar AS. Sedangkan paladium jatuh 3,4 persen menjadi942,69 Dolar AS.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya