Berita

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Anwar Usman/Net

Politik

Tipis Kemungkinan Anwar Usman Bongkar Rahasia terkait Gibran

SELASA, 13 MEI 2025 | 08:01 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Publik Indonesia disarankan tidak berharap ada kejutan dari pernyataan yang akan disampaikan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman terkait  Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka.

Terlebih pernyataan Anwar Usman yang berstatus sebagai pamannya Gibran juga tidak akan mengubah realitas politik yang ada.

Hal itu disampaikan pengamat politik dari Motion Cipta (MC) Matrix, Wildan Hakim menanggapi Anwar Usman yang mengisyaratkan akan berkomentar seputar pemakzulan Gibran pasca cooling down.


Wildan mengatakan, meski mengundang rasa penasaran publik, apa yang akan disampaikan Anwar Usman bakal memperkuat posisi Gibran selaku Wapres hasil Pilpres 2024.

“Selaku Hakim Mahkamah Konstitusi, Anwar Usman terlibat penuh dalam penetapan ambang batas minimal usia cawapres. Apa yang akan disampaikan Pak Anwar Usman tentu dari perspektif hukum dan keputusan MK yang bersifat final dan mengikat," kata Wildan kepada RMOL, Selasa 13 Mei 2025.

Wildan menilai, apa yang akan dijelaskan Anwar Usman nantinya bisa saja malah memperkuat keabsahan Gibran, seiring adanya putusan MK pada saat proses pencalonan. 

Wildan meyakini, sebagai mantan Ketua MK, Anwar Usman tidak akan menyampaikan pernyataan yang malah mendiskreditkan lembaga MK.

"Sebaiknya, publik Indonesia tidak berharap ada kejutan dari pernyataan yang akan disampaikan Anwar Usman. Terlebih pernyataan Anwar Usman yang kini berstatus sebagai pamannya Gibran juga tidak akan mengubah realitas politik yang ada," tutur Wildan.

Dosen ilmu komunikasi Universitas Al Azhar Indonesia ini menilai, sebagai produk hukum, ketetapan MK tentang ambang batas minimal cawapres berikut persyaratan lainnya sudah berlaku. 

Hasilnya, Gibran mendapatkan lampu hijau untuk maju sebagai cawapresnya Prabowo Subianto. Apapun rahasia yang disampaikan Hakim Anwar, realitas politik takkan berubah.

"Anggap saja, apa yang nanti disampaikan Pak Anwar Usman sebagai hiburan ringan selepas akhir pekan panjang," pungkas Wildan.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya