Berita

Wakil Perdana Menteri China He Lifeng dan Menteri Keuangan Scott Bessent/Kolase RMOL

Bisnis

Jelang Pertemuan Swiss, Trump Buka Peluang Pangkas Tarif 145 Persen untuk China

JUMAT, 09 MEI 2025 | 10:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Negosiasi perdagangan yang akan segera digelar akhir pekan ini antara Amerika Serikat (AS) dan China diyakini akan membawa dampak positif bagi kedua negara 

Keyakinan tersebut disampaikan Presiden AS Donald Trump pada Kamis 8 Mei 2025 waktu setempat, menjelang pertemuan antara Menteri Keuangan Scott Bessent dan Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer dengan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng di Swiss besok, Sabtu, 10 Mei 2025.

"Saya rasa ini akan menjadi sesuatu yang substantif," kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval, saat ia mengumumkan perjanjian kerangka kerja perdagangan dengan Inggris, dikutip dari Bloomberg.


Trump mengatakan bahwa jika pembicaraan berjalan dengan baik, ia dapat mempertimbangkan untuk menurunkan tarif 145 persen yang telah dikenakannya pada banyak barang China.

"Bisa jadi," kata Trump menanggapi pertanyaan tentang kemungkinan tersebut. 

"Maksud saya, kita lihat saja nanti. Saat ini, angkanya tidak bisa lebih tinggi lagi. Angkanya sudah 145 persen, jadi kita tahu angkanya akan turun. Saya rasa kita akan memiliki hubungan yang sangat baik," ujarnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya