Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Rupiah Kokoh Rp16.502 Usai Rilis Data Cadangan Devisa RI

KAMIS, 08 MEI 2025 | 18:24 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar Rupiah ditutup di level Rp16.502 per Dolar AS pada perdagangan Kamis 8 Mei 2025, sore ini, setelah rilis cadangan devisa RI tercatat merosot ke 152,5 miliar Dolar AS per akhir April 2025.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah itu menguat 34 poin atau tumbuh 0,21 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan Rupiah ke posisi Rp16.497 per dolar AS pada perdagangan sore ini.


Dalam perdagangan hari ini, mayoritas mata uang Asia bergerak lesu. Seperti Dolar Singapura yang tercatat turun 0,09 persen, Dolar Hong Kong dan Yuan China minus 0,12 persen, dan Rupee India merosot 0,23 persen.

Selanjutnya Won Korea Selatan minus 0,34 persen, disusul Peso Filipina yang amblas 0,39 persen, Yen Jepang ikut turun 0,45 persen, dan Ringgit Malaysia lesu 0,73 persen. Sementara Baht Thailand menyusul Rupiah yang menguat 0,19 persen sore ini.

Di samping itu, mayoritas mata uang negara maju ikut melemah hari ini. Poundsterling Inggris minus 0,09 persen, Euro Eropa turun 0,05 persen, Franc Swiss merosot 0,46 persen, Dolar Kanada ikut minus 0,18 persen, dan Dolar Australia lesu 0,11 persen.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya