Berita

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi/Repro

Politik

Komisi II Soroti Gugat Menggugat Hasil Pilkada di MK yang Berjilid-jilid

SENIN, 05 MEI 2025 | 12:51 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Gugatan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang berjilid-jilid, menjadi salah satu hal yang disoroti Komisi II DPR RI.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi, dalam Rapat Kerja (Raker) di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 5 Mei 2025.

Raker kali ini juga dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, M. Tito Karnavian, serta pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).


"Ke depan Komisi II DPR RI fokus terhadap permasalahan dari gugat menggugat yang tidak berkesudahan di MK RI," ujar Dede.

Dede yang memimpin Raker bersama Wakil Ketua Komisi II, Bahtra Banong mengungkapkan, dari 3 fase pelaksanaan PSU yang telah dijalankan KPU, terdapat hasil di sejumlah daerah yang masih saja digugat ke MK.

"Dari 19 daerah yang telah selesai menyelenggarakan PSU tersebut, ada tujuh daerah yang kembali mengajukan perselisihan hasil pemilihan atau PHP ke Mahkamah Konstitusi," urainya.

Karena itu, politikus Partai Demokrat itu menitikberatkan soal perbaikan regulasi terkait penanganan hukum perselisihan hasil pemilihan ke depannya, mengingat ada agenda besar berupa revisi UU Pemilu dan Pilkada yang akan dilakukan DPR.

Apalagi berdasarkan faktanya, ditambahkan Dede, persoalan hukum perselisihan hasil pemilihan yang ada sekarang ini terbilang tidak memberikan kepastian hukum.

"Sehingga jangan sampai hasil penyelenggaraan PSU dapat dibuktikan (ada permasalahan dalam pelaksanaannya) oleh MK RI, dan yang mungkin bisa berbeda dengan hasil (pengawasan dan penanganan pelanggaran) Bawaslu," demikian Dede. 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya