Berita

Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani Aher/Ist

Politik

PKS Ingin Janji Prabowo ke Buruh Diwujudkan Secara Konkret

SENIN, 05 MEI 2025 | 01:24 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Program pemerintah untuk pemberdayaan dan kesejahteraan buruh diharapkan bisa diwujudkan secara konkret.

Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani Aher menuturkan program-program seperti pelatihan vokasi hanya akan berdampak nyata jika diiringi dengan sistem pengawasan dan pelaksanaan yang transparan dan berpihak pada pekerja.

"Kami berharap komitmen ini tidak berhenti pada seremoni Hari Buruh saja, tetapi langsung diwujudkan dalam kebijakan konkret yang menyentuh langsung kehidupan buruh," kata Netty dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 4 Mei 2025.


Lanjut dia, Presiden Prabowo telah membeberkan berbagai janji di Hari Buruh Internasional, Kamis, 1 Mei 2025 lalu.

Pertama, Presiden Prabowo menjanjikan pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional sebagai bagian dari komitmennya terhadap perlindungan dan kesejahteraan pekerja. 

"Saya ingin memberi hadiah kepada kalian para buruh, pada hari ini. Saya akan segera membentuk Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional yang terdiri dari tokoh-tokoh perwakilan buruh dari seluruh Indonesia,” kata Prabowo di kawasan Monas.

Kedua, presiden menyatakan dukungannya terhadap RUU Perampasan Aset untuk menyelamatkan kekayaan negara yang dirampas oleh para koruptor.

Ketiga, Prabowo juga berkomitmen terhadap penghapusan outsourcing.

Keempat, presiden berjanji akan mempercepat pembahasan dan pengesahan RUU PPRT.

Kelima, ia berencana membentuk Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja (Satgas PHK) sebagai respons atas kekhawatiran kalangan buruh terhadap maraknya pemutusan hubungan kerja yang tidak adil.

Keenam, presiden mendukung usulan agar Marsinah jadi pahlawan nasional.

Ketujuh, Ketua Umum Partai Gerindra itu menyatakan bakal menggelar pertemuan antara perwakilan buruh dan pengusaha di Istana Bogor dalam waktu dekat.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya