Berita

Kebersamaan prajurit TNI dan warga Papua/Ist

Pertahanan

TNI dan Ormas Pemuda Ramaikan Peringatan Hari Integrasi Papua ke NKRI

RABU, 30 APRIL 2025 | 18:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Video dokumenter peristiwa 1 Mei 1963 diputar Komandan Kodim (Dandim) 1803/Fakfak, Papua Barat, Letkol Inf Lukman Permana di depan puluhan pemuda saat rapat koordinasi bersama organisasi Pemuda Panca Marga (PPM).

Pemutaran film dokumenter itu dilakukan dalam rangka mengingatkan generasi muda untuk memahami sejarah sebagai bagian dari identitas nasional.

Kegiatan tersebut sekaligus bagian dari persiapan peringatan Hari Integrasi Papua ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang dipusatkan pada 1 Mei 2025.


"Pada kesempatan rapat koordinasi ini saya paparkan sejarah dan menampilkan video 1 Mei 1963 di Teras Kodim 1803/Fakfak. Sejak hari itu, Papua adalah bagian sah dari NKRI, dan sejak itu pula awal mula pembangunan di Bumi Papua dimulai," ujar Letkol Inf Lukman, Rabu, 30 April 2025.

Danrem 182/Jazira Onim, Kolonel Inf Irwan Budiana yang turut hadir dalam rapat tersebut juga menegaskan, peristiwa 1 Mei 1963 adalah final dan tidak perlu diperdebatkan lagi.

Kolonel Irwan mengajak seluruh pihak untuk mendukung pembangunan yang saat ini sedang berjalan di Papua.

"Mari saat ini kita harus berpikir bagaimana Papua harus lebih maju," tegas Kolonel Irwan.

Selain itu, Kolonel Irwan menyampaikan apresiasi terhadap implementasi nilai Bhinneka Tunggal Ika di Fakfak, yang menurutnya tercermin dari semangat persatuan masyarakat.

"Semua kita sepakat bahwa tidak ada negara di dalam NKRI," pungkasnya.

Masih dalam rangkaian memperingati Hari Integrasi Papua ke NKRI, Dewan Pimpinan Daerah Barisan Merah Putih (DPD-BMP) Provinsi Papua Barat Daya juga menggelar bakti sosial berupa sosialisasi kesehatan gratis dan pembagian sembako.

Kegiatan tersebut menjadi ajang sosialisasi sekaligus mengawal kepentingan negara serta memperjuangkan hak-hak masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP), sesuai amanat UU Otsus.

"Sejak integrasi, banyak anak-anak kita yang sukses menjadi pilot, dokter, anggota TNI-Polri, kepala daerah, bahkan menteri. Ini menandakan bahwa kita sudah merdeka," kata Koordinator DPD-BMP Papua Barat Daya, Frengky Umpain.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya