Berita

Direktur Riset IndoStrategi, Ali Noer Zaman/Ist

Politik

Riset IndoStrategi

Abdul Mu’ti hingga Fadli Zon Masuk Daftar 10 Menteri Terbaik

RABU, 30 APRIL 2025 | 16:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Lembaga riset independen IndoStrategi merilis hasil risetnya terkait evaluasi kinerja Kabinet Merah Putih di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. 

Evaluasi ini dilakukan setelah enam bulan masa kerja kabinet sejak pelantikan pada Oktober 2024.

Direktur Riset IndoStrategi, Ali Noer Zaman, menjelaskan penilaian dilakukan berdasarkan tiga parameter utama, yaitu efektivitas kebijakan, kualitas tata kelola pemerintahan, dan kepemimpinan para menteri.


“Hasil riset ini menunjukkan bahwa secara umum, kinerja pemerintahan dinilai dalam kategori 'sedang', dengan skor rata-rata 3,54 dari skala penilaian 1 sampai 5,” ujar Ali Noer Zaman dalam pemaparan risetnya di bilangan Jakarta Selatan pada Rabu 30 April 2025.  

Dari hasil riset ini, IndoStrategi mengidentifikasi sepuluh menteri dengan performa tertinggi. Para menteri ini dinilai memiliki kejelasan arah kebijakan, tata kelola yang efisien, serta gaya kepemimpinan yang responsif dan komunikatif.

“Menteri-menteri ini mendapat nilai tinggi berkat kejelasan arah kebijakan, kemampuan tata kelola yang efisien, dan gaya kepemimpinan yang dianggap responsif dan komunikatif,” jelas Magister Ilmu Politik dari Prancis ini.

Berikut daftar sepuluh menteri dengan skor kinerja tertinggi:

1. Abdul Mu’ti (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah) Skor: 4,20  
2. Amran Sulaiman (Menteri Pertanian) Skor: 4,15  
3. Dudy Purwagandhi (Menteri Perhubungan) Skor: 4,09  
4. Dodi Hanggodo (Menteri Pekerjaan Umum) Skor: 4,08  
5. Nasaruddin Umar (Menteri Agama) Skor: 4,07  
6. Sri Mulyani (Menteri Keuangan) Skor: 4,03  
7. Budi Gunadi Sadikin (Menteri Kesehatan) Skor: 3,96  
8. Raja Juli Antoni (Menteri Kehutanan) Skor: 3,89  
9. Fadli Zon (Menteri Kebudayaan) Skor: 3,88  
10. Prasetyo Hadi (Menteri Sekretariat Negara) Skor: 3,69

IndoStrategi menilai bahwa performa sepuluh menteri ini mencerminkan kemampuan adaptif dalam menjalankan program kerja serta merespons dinamika publik secara cepat dan efektif.

Riset IndoStrategi ini dilaksanakan pada medio 17 Maret-25 April 2025, dengan menggunakan metodologi purposive sampling

Riset ini juga menggunakan pendekatan kualitatif, dengan triangulasi data dari dokumen kebijakan nasional (Asta Cita dan RPJMN 2024-2029), melibatkan 67 ahli yang terpilih sesuai bidang dan kepakarannya yang tersebar di seluruh Indonesia, juga diperkuat dengan Focus Group Discussion (FGD) para pakar, serta kajian media dan riset lain yang relevan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya