Berita

Bank of England/AP

Bisnis

Toko Pakaian Laris Manis, Penjualan Ritel Inggris Melonjak 0,4 Persen

SENIN, 28 APRIL 2025 | 11:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penjualan Ritel di Inggris melonjak 0,4 persen pada Maret tahun ini, menandai jika belanja konsumen di negara itu  mulai membaik.  

Kantor Statistik Nasional (ONS) mengatakan, realisasi data ini lebih baik dari konsensus analis, yang memperkirakan volume penjualan ritel turun 0,4 persen dari bulan sebelumnya.

ONS menjelaskan, kondisi yang bagus ini karena didorong penjualan di toko pakaian dan perlengkapan luar ruangan. Cuaca yang baik membantu penjualan. 


Namun, penjualan supermarket mengalami penurunan di Maret. 

Meski begitu, prospek ke depan terlihat lebih sulit. Tagihan energi rumah tangga yang terus naik serta kondisi pasar keuangan yang tidak stabil akibat perang dagang AS, menambah tekanan terhadap daya beli masyarakat.

Dikutip dari Reuters, Senin 28 April 2025, untuk kuartal pertama secara keseluruhan, penjualan ritel naik sebesar 1,6 persen - pembacaan terkuat dalam empat tahun, dan memberikan dorongan 0,08 poin persentase terhadap keseluruhan output ekonomi untuk kuartal tersebut.

Itu mungkin terbukti menjadi titik tertinggi bagi ekonomi konsumen Inggris di masa mendatang.

Pada Kamis, Gubernur Bank of England Andrew Bailey mengatakan bahwa ia fokus pada guncangan yang diharapkan terhadap pertumbuhan dari tarif impor Presiden AS Donald Trump dan tindakan pembalasan oleh negara lain.

Beberapa kolega Bailey di BoE mengatakan perang dagang dapat terbukti bersifat disinflasi.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya