Berita

Ema Suranta, kartini masa kini mendirikan bank sampah Bukit Berlian di TPA Leuwigajah, bandung Barat/Ist

Nusantara

Ema, Kartini Masa Kini Penggerak Lingkungan

SENIN, 21 APRIL 2025 | 13:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ema Suranta muncul menjadi Kartini masa kini di tengah minimnya kepedulian pengelolaan sampah dan krisis lingkungan.

Ema bersama ibu-ibu di Desa Kertamulya mendirikan bank sampah Bukit Berlian di TPA Leuwigajah, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Bank sampah ini tidak hanya menjadi tempat pemilahan, melainkan pusat edukasi, pemberdayaan, dan gerakan sosial lingkungan.

Melalui dukungan PNM, Ema mulai membudidayakan larva Black Soldier Fly atau biasa dikenal dengan maggot untuk mengolah sampah organik.


Kini, ia berhasil mengolah hingga 2 ton sampah per minggu dan menghasilkan maggot segar serta pupuk organik. Produk-produk ini tidak hanya menjadi solusi lingkungan, tetapi juga sumber penghasilan baru bagi masyarakat.

Ema kini menjadi simbol Kartini baru yang mampu menjawab tantangan sesuai zaman dengan aksi nyata dan solusi berkelanjutan.

“Kartini hari ini bukan hanya bicara tentang emansipasi, tapi juga tentang keberanian mengambil tanggung jawab atas lingkungan dan sesama," kata Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, Senin, 21 April 2025.

Ia berharap ke depan akan semakin banyak sosok seperti Ema yang menginspirasi perwujudan Kartini di masa kini.

"Ibu Ema dan ribuan nasabah lainnya membuktikan bahwa pemberdayaan ultra mikro bukan sekadar soal ekonomi, tapi juga tentang membangun masa depan bersama,” pungkas Arief.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya