Berita

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro/Ist

Presisi

Bareskrim Tetapkan 9 Tersangka Kasus Pagar Laut Bekasi

KAMIS, 10 APRIL 2025 | 21:21 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri menetapkan sembilan orang tersangka pemalsuan sertifikat dalam kasus pagar laut di Desa Segarajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Sembilan tersangka dimaksud adalah Kades Segarajaya, Abdul Rosyid; mantan Kades Segarajaya, MS; Kasi Pemerintahan di Kantor Desa Segarajaya, JR.

Kemudian staf Desa Segarajaya, S dan Y; Ketua Tim Suport PTSL, AP; Petugas Ukur Tim Support, GG; Operator Komputer, MJ; dan Tenaga Pembantu di Tim Support Program PTSL, HS.


"Penyidik akan melakukan pemanggilan, pemeriksaan dan lain sebagainya untuk segera diproses berkas dan diteruskan ke JPU," kata Dirtipidum Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis, 10 April 2025.

Pada perkara ini, polisi menemukan 93 Sertifikat Hak Milik (SHM) dipalsukan di pagar laut Bekasi. Puluhan sertifikat tanah ini digadaikan kepada bank swasta.

"Ini adalah objek yang dipindah, sertifikatnya di darat, kemudian diubah subjek maupun objeknya, dipindah ke laut dengan luasan yang lebih luas lagi," jelas Djuhandhani.

Kini, para tersangka dijerat dengan Pasal 263 ayat 1 dan 2 KUHP, Jo Pasal 55 KUHP dan atau Pasal 56 lalu Pasal 26 ayat 1 KUHP.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya