Berita

Presiden Prabowo Subianto bertemu Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri di rumah Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat/Ist

Politik

Megawati-Prabowo Bertemu

Gerindra: PDIP Tetap di Luar Pemerintahan

RABU, 09 APRIL 2025 | 17:11 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri tidak mengubah posisi politik PDIP pada pemerintahan 2024-2029. PDIP yang dipimpin Megawati akan tetap berada di luar pemerintahan.

Diungkap Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, keputusan PDIP menjadi oposisi semata-mata sebagai bentuk pengawasan agar pemerintahan Prabowo-Gibran berjalan efektif. 

“Ibu Mega mengharapkan agar masa kepresidenan Pak Prabowo yang telah dilantik 20 Oktober 2024 bisa efektif untuk kebaikan dan kesejahteraan rakyat,” kata Muzani di Gedung Nusantara III, Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, 9 April 2025.


Dalam pertemuan di rumah Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Megawati memastikan keputusan berada di luar lingkaran kekuasaan justru sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah.

"Jika dianggap perlu, silakan menggunakan PDIP sebagai instrumen untuk memperkuat pemerintahan, tetapi tidak dalam posisi dalam koalisi,” lanjut Muzani meneruskan pesan Mega saat bertemu Prabowo.

"Jadi prinsipnya Ibu Megawati juga berharap agar masa kepresidenan Pak Prabowo bisa efektif sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara menggunakan kekuatannya untuk kepentingan rakyat Indonesia,” tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya