Berita

Mantan Dubes Indonesia untuk Amerika Serikat, Dino Patti Djalal/Istimewa

Politik

RG Dorong Dino Patti Djalal Pimpin Tim Negosiasi ke Donald Trump

SENIN, 07 APRIL 2025 | 12:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat politik Rocky Gerung menilai negosiasi adalah langkah paling masuk akal bagi Indonesia dalam menghadapi kebijakan Amerika Serikat (AS) terkait tarif impor timbal balik atau reciprocal tariffs 32 persen.

Namun, menurutnya, kunci dari keberhasilan jalur diplomasi ini terletak pada satu hal penting. Yaitu siapa yang akan memimpin perundingan.

"Sekarang masalahnya adalah siapa yang akan memimpin duel diplomasi ini atau berargumentasi dengan Amerika untuk mewakili kepentingan Indonesia," kata Rocky lewat kanal YouTube pribadinya, Senin 7 April 2025.


Sosok yang akrab disapa RG itu menyoroti pentingnya figur atau tim negosiator yang tidak hanya sekadar mewakili pemerintah, tetapi benar-benar memahami konteks politik dan ekonomi global.

Rocky juga membahas soal tidak adanya Duta Besar (Dubes) Indonesia di AS selama hampir dua tahun terakhir. Padahal dalam situasi krisis seperti ini, dubes bukan hanya simbol diplomatik, tapi aktor utama dalam menjaga stabilitas dan kepentingan nasional di panggung global.

"Jadi sekali lagi fokus perhatian negeri ada pada siapa yang akan memimpin tim negosiasi. Ini bukan memimpin perang, sehingga diperlukan seorang jenderal," jelasnya.

Rocky pun menyebut satu nama yang menurutnya layak menjadi ujung tombak diplomasi Indonesia. Figur tersebut tak lain adalah Dino Patti Djalal. 

RG menilai Dino sebagai figur yang punya pengalaman panjang dan pemahaman mendalam terhadap proses negosiasi internasional.

"Kita tahu reputasi Dino karena mengerti tentang regulasi perjanjian," jelas dosen Ilmu Filsafat itu.

Ia menegaskan, sosok seperti Dino bisa menjadi standar atau model ideal bagi calon Dubes Indonesia di Washington. 

“Kalau ada yang di atas Dino oke, tetapi kelihatannya itu yang bisa saya terangkan. Keadaan ini yang memungkinkan kita berpikir apakah nama-nama lain masih dimasukan oleh Presiden Prabowo? Itu sebetulnya memang kualitas yang harus dihitung sejak sekarang," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya