Berita

Sejumlah petugas SAR membersihkan material longsor untuk menemukan korban/RMOLJatim

Nusantara

Tanah Longsor Timbun Mobil di Mojokerto, Satu Orang Meninggal Dunia

JUMAT, 04 APRIL 2025 | 02:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tanah longsor terjadi di Jalan Sumber Brantas-Pacet, Kabupaten Mojokerto, pada Kamis 3 April 2025. Seorang warga meninggal dunia karena tertimbun material longsor.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Gatot Soebroto, mengonfirmasi bahwa hingga Kamis malam, satu korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan di dalam mobil Avanza hitam yang tertimbun longsor.

"Kami terus melakukan pencarian korban lainnya. Saat ini, jumlah korban masih dalam pendataan," ujar Gatot Soebroto, dikutip RMOLJatim, Kamis, 3 April 2025.


Upaya pencarian sempat dihentikan sementara pada pukul 17.10 WIB akibat cuaca buruk dan minimnya penerangan di lokasi. Tim SAR akan melanjutkan pencarian pada Jumat pagi, 4 April 2025.

Dalam tayangan sebuah video amatir, terlihat sebuah mobil pickup terseret longsoran dari tebing di jalur Pacet, Kabupaten Mojokerto dan Cangar, Batu, Jawa Timur.

Lokasi tanah longsor berada di kawasan Watu Lumpang, Kecamatan Pacet, Mojokerto atau kawasan wisata kuliner nasi jagung Sendi.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim yang dikonfirmasi awak media menjelaskan tanah longsor terjadi pukul 11.15 WIB. Longsoran berupa material lumpur bercampur batu dan pepohonan menutup total jalur Pacet-Cangar.

"Luas area longsor masih belum tahu, diperkirakan sangat luas," ujarnya, Kamis 3 April 2025.

Khakim menyebut ada banyak pepohonan yang terseret dari tebing ke jalan oleh longsoran yang terjadi begitu cepat.

Proses evakuasi mobil pickup sedikit mengalami kesulitan, karena tertimbun material tanah yang bercampur air hujan, sehingga menjadi licin untuk menuju lokasi evakuasi.

Namun lokasi mobil pickup warna putih yang terlihat dalam video masyarakat sudah berhasil ditemukan, dan proses evakuasi pengemudinya terus dilakukan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya