Berita

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha/RMOL

Dunia

Kemlu Ungkap Kondisi WNI di Myanmar dan Bangkok usai Gempa Dahsyat

JUMAT, 28 MARET 2025 | 18:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Telah terjadi gempa bumi dahsyat berkekuatan 7,7 magnitudo pada Jumat, 28 Maret 2025 di kota Sagaing, Myanmar. Getaran gempa ini dirasakan hingga ke wilayah tengah dan utara Thailand, termasuk Bangkok.

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha, mengungkapkan bahwa Kemlu telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon dan Bangkok untuk memantau kondisi WNI di wilayah terdampak. 

"Berdasarkan komunikasi dengan komunitas Indonesia, hingga saat ini belum terdapat informasi adanya korban WNI, baik di Myanmar maupun di Thailand," ujar Judha.


Di Myanmar, gempa ini menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur di Mandalay, termasuk melumpuhkan Old Sagaing Bridge yang menghubungkan Kota Mandalay dengan Sagaing Region. 

Pemerintah Myanmar telah menetapkan status darurat bencana sebagai respons atas dampak gempa. KBRI Yangon terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan otoritas setempat serta komunitas Indonesia. 

Menurut Judha, WNI yang berada di Mandalay dalam keadaan baik.Total WNI yang berada di Myanmar tercatat sekitar 250 orang.

"Sejauh ini, sejumlah WNI yang berada di wilayah Mandalay telah melaporkan dalam keadaan baik," kata Judha.

Sementara itu, di Thailand, Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra telah menetapkan Bangkok sebagai zona darurat. Pemerintah Thailand mengeluarkan peringatan nasional melalui SMS dan media, serta menyiagakan bandara, rumah sakit, dan layanan transportasi. 

Bangkok Metropolitan Authority juga telah merilis nomor hotline darurat 1555 untuk menerima laporan warga terdampak gempa. 

Berdasarkan informasi yang diterima Judha dari KBRI Bangkok, belum ada laporan mengenai korban WNI di Thailand, di mana total WNI yang tercatat menetap di negara tersebut berjumlah 2.379 orang.

"Sejauh ini belum terdapat laporan adanya WNI di Thailand yang menjadi korban gempa," tambah Judha. 

Sebagai langkah antisipasi, KBRI Yangon dan KBRI Bangkok menghimbau kepada seluruh WNI di wilayah terdampak untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. WNI yang mengalami keadaan darurat diminta untuk segera menghubungi hotline KBRI.

- Hotline KBRI Yangon: +95 9 503 7055
- Hotline KBRI Bangkok: +65929031103

Kemlu RI terus memantau perkembangan situasi dan akan memberikan pembaruan lebih lanjut jika diperlukan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya