Berita

Situasi di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Rabu sore, 26 Maret 2025/RMOL

Nusantara

Pemudik Makin Memadati Terminal Utama Kampung Rambutan pada H-5 Lebaran

RABU, 26 MARET 2025 | 20:00 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Memasuki H-5 Idulfitri 1446 Hijriyah/2025 Masehi, pemudik mulai menumpuk di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Rabu, 26 Maret 2025.

Pantauan RMOL di lokasi, peningkatan jumlah pemudik makin terlihat pada pukul 18.00 WIB. Ada ratusan pemudik yang tampak tiba di Terminal Kampung (Kp) Rambutan.  

Padahal sekitar satu jam sebelumnya, baru puluhan orang saja yang berada di ruang tunggu. 


Jumlah pemudik yang melonjak tersebut bersamaan dengan armada bus mudik yang semakin menumpuk di Terminal Kp Rambutan. 

Beberapa bus yang telah siap menjemput para penumpang mudik antara lain tujuan Yogyakarta, Sidareja, Sukabumi, Garut, Magelang, dan sejumlah kota di Jawa lainnya. 

Salah satu pemudik tujuan Yogyakarta, Wijiatmoko (55), mengaku telah memesan tiket sejak jauh hari, dan mengambil jadwal keberangkatan yang tidak pada masa puncak mudik. 

Sebab menurutnya, memesan tiket jauh sebelum masa puncak mudik lebih murah dibanding mendekati puncak masa mudik. 

"Saya masih kena Rp300 ribuan. Kalau baru pesan sekarang sudah habis, coba cek saja. Dan besok, kalau tidak salah sudah naik jadi Rp500 ribu," ujar Wiji kepada RMOL, Rabu 26 Maret 2025.

Lebih lanjut, Wiji mengaku heran tiket selalu mahal pada masa mudik. Padahal, tidak semua orang pulang kampung untuk tujuan mudik. 

"Seperti saya, sebenarnya bukan mudik. Karena saya memang rutin sebulan sekali pulang kampung, karena kan saya kerja di Jakarta, istri sama anak saya di kampung," demikian Wiji. 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya