Berita

Hyundai Ioniq 5 N/Dok Hyundai

Otomotif

Lakukan Recall Ioniq 5 N, Hyundai Malah Temukan Masalah Baru

SENIN, 24 MARET 2025 | 13:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Penarikan kembali atau recall terhadap mobil listrik Hyundai Ioniq 5 N malah mengungkap masalah baru. Bahkan masalah tersebut dinilai dapat membahayakan pengguna mobil listrik berperforma tinggi tersebut. 

Hyundai melakukan recall untuk model Ioniq 5 N 2025 lantaran ditemukan masalah pada remnya yang telah menimbulkan kecelakaan. Sebanyak 1.508 unit Ioniq 5 N di Amerika Serikat pun telah ditarik kembali untuk mengatasi kesalahan perangkat lunak yang dapat menyebabkan penurunan kinerja pengereman. 

Menurut Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA), masalah pengereman itu dapat meningkatkan risiko kecelakaan.


Hal itu terjadi terutama saat fitur pengereman kaki kiri (left-foot braking) diaktifkan. Ioniq 5 N memang memiliki fitur left-foot braking yang membuat mobil itu diklaim lebih menyenangkan untuk dikebut di sirkuit.

Pengereman kaki kiri diklaim bisa membantu mengelola pemindahan berat sekaligus mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk beralih dari akselerasi penuh ke pengereman penuh. Namun dalam situasi tertentu, kesalahan di perangkat lunak dapat memicu penurunan tekanan pada anti-lock braking system (ABS). 

Di mana ABS secara drastis membuat jarak pengereman lebih jauh. Pengemudi yang terbiasa mengerem mendadak dalam keadaan darurat kemungkinan akan terkejut jika fitur keselamatan ini tiba-tiba berhenti bekerja.

Nah, setelah dilakukan recall, justru muncul masalah baru di Hyundai Ioniq 5 N. 

Dikutip Carscoops, Senin 24 Maret 2025, beberapa pemilik mobil itu melaporkan bahwa mereka memiliki dua masalah baru yang mengkhawatirkan setelah di-recall.

Pertama, dan yang paling mengkhawatirkan, mobil berakselerasi tanpa sengaja. Singkatnya seperti gejala gas nyangkut. Mobil terus ngegas padahal kaki pengemudinya sudah dilepas.

"Mobil terus berakselerasi dalam mode N-shift setelah melepaskan pedal gas, yang sangat berbahaya," lapor seorang pengguna di IoniqForum

Dalam video yang dibagikan di Reddit, pemilik mobil berakselerasi sebentar, lalu melepaskan pedal, tetapi mobil terus melaju kencang.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya