Berita

Motoris ikut menjadi bagian dari Satgas Ramadan-Idulfitri Pertamina/Ist

Bisnis

Satgas Ramadan-Idulfitri Pertamina Aktif Mulai Hari Ini

SENIN, 17 MARET 2025 | 14:16 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri 2025 Pertamina resmi diaktifkan mulai hari ini, Senin, 17 Maret 2025 sampai 13 April 2025.

Satgas Ramadan dan Idulfitri 2025 Pertamina ini untuk menjamin pasokan energi jelang periode mudik lebaran tetap aman.

“Koordinasi dan sinergi Pertamina Grup menjadi kunci penting untuk memastikan pasokan energi aman dan terdistribusi dengan baik di seluruh daerah. Target utamanya memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat yang akan melaksanakan mudik dan merayakan Idulfitri,” kata Dirut Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, Senin, 17 Maret 2025.


Beberapa langkah strategis juga menjadi perhatian Pertamina, seperti pengawasan operasional di lapangan dan pemasangan CCTV di titik strategis untuk memantau keadaan darurat.

Di waktu yang sama, Pertamina juga memonitor kesiapan infrastruktur distribusi energi terutama untuk menghadapi cuaca ekstrem.

“Persiapan menghadapi keadaan darurat dan cuaca ekstrem harus dilakukan demi memastikan tidak ada gangguan proses produksi dan distribusi energi," sambungnya.

Selama periode Satgas Ramadan dan Idulfitri 2025 Pertamina, stok BBM dan LPG akan dipastikan dalam kondisi aman. Pertamina juga menyiagakan SPBU 24 jam di 1.832 titik, agen LPG siaga di 5.801 agen, mobil tangki standby sebanyak 211 unit, layanan BBM dan kios Pertamina siaga di 57 titik, motoris 200 unit dan Serambi MyPertamina di 26 titik.

Lokasi Serambi MyPertamina berada di rest area tol, bandara, pelabuhan, stasiun kereta dan lokasi wisata. Masyarakat dapat menikmati layanan spesial untuk seluruh anggota keluarga. Selain itu Pertamina juga memiliki berbagai promo yang dapat memanjakan pelanggan.

Dari Subholding Refining & Petrochemical, PT Kilang Pertamina Internasional juga memastikan stok minyak mentah dalam kondisi aman, kapasitas pengolahan kilang sesuai target dengan readiness 1,101 MB/hari dan optimal operasi kilang sekitar 930 ribu barrel per stream day (MBSD).

Adapun Subholding Integrated Marine & Logistik, PT Pertamina International Shipping menyiapkan 342 kapal tanker, ditambah 10 kapal buffer yang akan menjadi back up vessel di luar tonase reguler. Selain itu sebanyak 388 kapal support dan 18 jetty operasi juga telah dipersiapkan dengan optimal demi mendukung kelancaran distribusi jalur laut.

Dari layanan gas, PT Perusahaan Gas Negara Tbk berkomitmen menjaga keamanan dan keandalan penyaluran gas bumi untuk 3.279 pelanggan komersial dan industri, 2.537 pelanggan kecil, dan lebih dari 814 ribu pelanggan gas rumah tangga.

Melalui Subholding New & Renewable Energy, PT Pertamina Power Indonesia siap menyediakan listrik melalui pembangkit berbasis energi bersih dengan total energi sebesar 2.495 Megawatt. Seluruh pembangkit dalam kondisi normal dan siap berproduksi secara optimal.

Subholding Upstream PT Pertamina Hulu Energi memastikan produksi dan lifting migas domestik dalam kondisi optimal. Pada Maret 2025 produksi dan lifting minyak mencapai 400 ribu barrel oil per hari. Pada Maret 2025 produksi gas mencapai 2,505 MMSCFD dan lifting gas mencapai 1,780 MMSCFD.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya