Berita

Ilustrasi/RMOL

Politik

Sistem Politik Indonesia Hasilkan Pemilu Bercorak Liberal

JUMAT, 14 MARET 2025 | 16:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Akar permasalahan yang dihadapi Indonesia sejatinya ada pada sistem politik. Hal itu dapat dilihat dari pelaksanaan pemilu yang semakin liberal.

Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Mamun Murod menegaskan bahwa sistem politik itu harus dibenahi melalui revisi undang-undang. 

“Selama ini kita mengkritik habis pemilu di Indonesia. Apakah pemilu legislatif maupun pemilu eksekutif, Pilpres Pilkada dan turunannya itu yang berbiaya mahal dan sangat liberal. Saya ingin mengatakan bahwa hulu persoalan yang ada di Indonesia ini itu sesungguhnya ada di politik,” ungkap Mamun dalam seminar bertajuk ‘Urgensi Revisi UU Pemilu: Penataan Desain Keserentakan Pemilu dan Tata Kelola Penyelenggaraan Pemilu’ yang digelar di Kampus UMJ, Cirendeu, Tangerang Selatan pada Jumat, 14 Maret 2025. 
 

 
Oleh karena itu, Mamun Murod menilai bahwa perubahan dalam sistem politik sangat penting untuk meminimalisir dampak negatif yang muncul dari pelaksanaan pemilu yang mahal dan seringkali menyisakan masalah.

“Maka tentu saya yakin apalagi Wamendagri-nya (Bima Aria) adalah seorang akademisi, tidak tahu NID-nya tercatat di Paramadina atau tidak hehe, sebagai akademisi itu saya yakin masih punya semangat yang sama,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya