Berita

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam konferensi pers Kamis 13 Maret 2025/RMOL

Bisnis

Arahan Efisiensi Prabowo, Kemenkeu Sudah Pangkas Rp306,7 Triliun dari APBN dan APBD 2025

KAMIS, 13 MARET 2025 | 12:30 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah mencatat realisasi efisiensi anggaran mencapai Rp306,7 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan bahwa efisiensi dilakukan pada anggaran kementerian/lembaga (K/L) sebesar Rp256,1 triliun dan transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp50,6 triliun.

"Anggaran K/L kami sisir, begitu juga APBD melalui pencadangan transfer ke daerah, namun tetap ada batasan tertentu," ujar Suahasil dalam konferensi pers Kamis 13 Maret 2025.


Ia menjelaskan bahwa langkah efisiensi ini meliputi pengurangan anggaran untuk pengadaan alat tulis kantor (ATK), seminar, kajian, acara seremonial, serta peringatan yang selama ini menjadi bagian dari birokrasi. 

Menurutnya, penghematan dilakukan atas arahan Presiden Prabowo Subianto, dengan melakukan evaluasi sistem anggaran, sehingga dana yang tersedia dapat dialokasikan untuk belanja prioritas.

Meski demikian, Suahasil menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak menyentuh belanja pegawai, layanan dasar operasional prioritas, serta layanan publik dan bantuan sosial.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya