Berita

Ilustrasi/Net

Publika

Oplos Theory

MINGGU, 09 MARET 2025 | 05:05 WIB | OLEH: SALAMUDDIN DAENG

BELAKANGAN ini muncul perdebatan apa bedanya oplos dengan blending? Perdebatan ini muncul setelah Kejaksaan Agung berbantah-bantahan dengan Pertamina mengenai status barang bukti Ron 90 impor yang diubah oleh Pertamina menjadi Ron 92.

Menurut KBBI, oplos berarti mencampur atau campuran. Penjelasan Oplos adalah kata kerja yang berarti mencampur, misalnya mencampur obat, cat, atau beras Oplosan adalah kata benda yang berarti hasil mengoplos, campuran, atau larutan. 

Sedangkan blending menurut KBBI Kata "blending" dalam KBBI berarti mencampur atau menggabungkan. "Blending" berasal dari bahasa Inggris. Arti kata "blending": Mencampur, Menggabungkan, Pencampuran, Penggabungan. Contoh penggunaan kata "blending": Blending BBM adalah proses pencampuran dua atau lebih jenis bahan bakar minyak dengan karakteristik berbeda untuk menghasilkan BBM dengan spesifikasi tertentu. 


Dua-duanya sebenarnya sama, mencampur dua jenis atau lebih, sehingga menjadi sesuatu yang diinginkan. Baik oplos maupun blending dimaksudkan mengubah sesuatu menjadi sesuatu yang lain. Umumnya dilakukan dalam rangka menaikkan nilai ekonomi barang yang di blending atau dioplos tersebut.

Dalam kasus perbuatan pidana melawan hukum yang dilakukan pejabat Pertamina. Jalan ceritanya dimulai dari impor BBM Ron 90 (Pertalite) sebagaimana yang ditugaskan pemerintah, kemudian diubah atau dioplos atau di blending sebagian oleh Pertamina menjadi Ron 92 (Pertamax). Menurut kejaksaan Agung hal ini tidak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. 

Segerombolan pejabat Pertamina ditangkap dengan tuduhan korupsi. Bagaimana tuduhan korupsi terjadi? Bagaimana oplos dinyatakan sebagai korupsi? Ron 90 atau Pertalite adalah BBM yang diberikan kompensasi oleh pemerintah. Kompensasi adalah ganti uang yang diberikan oleh pemerintah atas selisih harga Ron 90 yang dijual Pertamina dengan harga pasar Ron 90. 

Kompensasi pertalite per liter rata rata 2000 rupiah. Pemerintah membayar pertalite senilai 2000 rupiah setiap liter pertalite yang terjual. Namanya bukan subsidi tapi kompensasi dari APBN kepada Pertamina. 

Lalu korupsinya di mana? Dengan skema kompensasi Ron 90 maka seluruh impor Ron 90 diberikan kompensasi negara. Nah apa yang terjadi? Sebagian Ron 90 ternyata diubah menjadi Pertamax. Tapi tagihan kompensasinya 100 persen kepada negara. Di sinilah korupsi pertama terjadi.

Tidak sampai disitu korupsi kedua berlanjut. Pertamax atau BBM ron 92 yang dihasilkan dari oplosan atau blending Pertalite atau  ron 90, menjadi barang gelap. Barang yang tidak jelas asal usulnya. Agar Ron 92 hasil oplosan ini menjadi legal maka perlu dibuat dokumen fiktif, yakni dokumen transaksi impor ron 92. Maka dengan demikian biaya impor fiktif ini bisa ditagih ke bagian keuangan Pertamina.

Kasus ini memang salah satu kasus yang paling canggih mengenai cara mencuri uang Pertamina dan uang negara dari titik impor sampai ke pengoplosan dan penjualan. Koruptornya dapat berkali kali dalam seluruh rantai suplai BBM dari impor, pengaspalan, sampai ke depo tempat pengoplosan atau blending terjadi. Modus nya juga lengkap transaksi fiktif, dokumen fiktif, barang oplosan, tapi hasilnya cuan yang sangat besar. Negara dirugikan 193 triliun rupiah setiap tahun. Nilai itu tidak mungkin ditampung oleh oknum sekelas karyawan pertamina. Uang sebanyak itu hanya bisa dilahap oleh bandit besar, bandit di atas bandit, mafia di atas mafia.

Sejarah Oplos

Pertamina adalah perusahaan paling tua di dunia dalam urusan minyak. Kilang Pertamina adalah kilang pertama di dunia yang membuat bahan bakar minyak. Jadi Pertamina itu perusahaan kelas atas, bukan perusahaan kelas blending atau kelas oplosan.

Pertamina adalah perusahaan tempat belajar banyak perusahaan minyak dunia. Karena kualitas crude dan selanjutnya BBM terbaik di dunia telah dihasilkan oleh perusahaan hulu dan oleh kilang kilang milik Pertamina. Dalam soal menghasilkan BBM Pertamina adalah yang nomor satu di dunia. Sejarahnya demikian.

Lalu bagaimana Pertamina berubah menjadi perusahaan kelas oplosan? Siapa yang membawa teori ini, siapa yang punya ide mengoplos minyak di Pertamina? Ini perlu riset mendalam, karena pertamina tidak memiliki tradisi oplos sejak zaman belanda sampai dengan Soeharto berhenti jadi presiden, pertamina bukan kelas oplos.

Dulu minyak terbaik di dunia di Minas terhubung dengan kilang Pertamina tempat minyak diolah di pangkalan brandan diangkut ke seluruh dunia. Begitulah minyak di seluruh wilayah Indonesia yang terbaik diolah di kilang, menjadikan Pertamina adalah perusahaan terbesar di Asia diluar perusahaan Jepang di masanya. 

Sekarang bagaimana Pertamina? Semua bahan bakar dioplos di Pertamina, solar dioplos  dengan sawit, ethanol di oplos dengan bensin dan gas dioplos dengan batubara melalui gasifikasi batubara. Siapa yang membawa teori oplos ini sehingga bensin atau Ron 86, dioplos dengan pertalite atau Ron 90 dan  pertalite dioplos lagi menjadi pertamax atau  Ron 92. Kelihatannya ada yang mengajarkan ke Pertamina theory oplos selama 10 tahun terakhir. Padahal Pertamina yang mengajarkan dunia bagaimana mencari minyak dan membuat BBM terbaik. Seperti dulu Indonesia mengajarkan dunia bagaimana membuat rokok terbaik.

*Penulis adalah Direktur Asosiasi Ekonomi dan Politik Indonesia (AEPI)

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya