Berita

Petugas mengevakuasi korban banjir di Perum Kemang Ifi Graha, Jatiasih, Kota Bekasi/Ist

Nusantara

Banjir di Kota Bekasi Paling Parah

SELASA, 04 MARET 2025 | 14:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kota Bekasi menjadi daerah terdampak banjir paling parah di Jabodetabek pada Selasa 4 Maret 2025. Bahkan ketinggian air mencapai 5 meter.

Banjir dipicu hujan deras yang berlangsung sepanjang malam, dan diperparah oleh luapan sungai di beberapa titik. 

Beberapa kawasan perumahan dan jalan utama terendam banjir sehingga menyebabkan kemacetan serta menghambat aktivitas warga.


"Dari 11 kecamatan, ada 8 kecamatan yang terkena banjir,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto.

Banjir di Bekasi juga menyebabkan ribuan warga terdampak. Mereka di antaranya harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. 

Hingga saat ini, proses evakuasi masih terus dilakukan, mengingat masih ada warga yang terjebak di rumah mereka.

Beberapa titik pengungsian telah disiapkan oleh pemerintah daerah, dibantu oleh BNPB dan organisasi kemanusiaan lainnya. 

BNPB juga telah menyiapkan bantuan logistik berupa makanan, air bersih, dan kebutuhan pokok lainnya. 

“Masing-masing daerah sudah menyiapkan bantuan, dan BNPB akan membantu sepenuhnya untuk memenuhi kekurangan kebutuhan pangan,” tandas Suharyanto.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya