Berita

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria bersama UMKM/Ist

Bisnis

350 UMKM PFPreneur Siap Masuk Pasar Nasional

SELASA, 04 MARET 2025 | 13:01 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pertamina mengukuhkan 350 Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) perempuan (womenpreneur) dalam program PFpreneur. Mereka akan memperoleh stimulan modal dan melaju ke tahap inkubasi bisnis serta meningkatkan kualitas melalui Pertamina UMK Academy.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria mengatakan, pelatihan dan pendampingan dari PFpreneur akan memberikan pengalaman berbisnis bagi pengusaha UMKM dalam menghadapi berbagai macam tantangan.

“Pengalaman dalam berbisnis ini akan membuat satu wisdom sendiri. UMKM dapat mengetahui apa masalahnya, dari bagaimana strategi finansialnya, strategi produksi, hingga strategi marketing yang tepat,” kata Nezar dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 4 Maret 2025.


Nezar berujar, dinamika digitalisasi saat ini menjadi peluang pelaku UMKM untuk memanfaatkan ekosistem platform digital. Kementerian Komdigi siap membuka kesempatan pelaku UMKM memanfaatkan program pelatihan UMKM Go Digital. 

Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso menyebut pemberdayaan UMKM komitmen Pertamina dalam mendorong kewirausahaan.

“PFpreneur mendorong kemandirian serta pertumbuhan ekonomi melalui kewirausahaan. Kami berharap, UMKM terbaik yang terpilih dapat tercipta produk-produk unggulan lokal berdaya saing nasional dan berkualitas ekspor,” tegas Fadjar.

Sebanyak 350 UMKM terpilih masuk ke ekosistem pembelajaran Pertamina UMK Academy. Mereka berhasil bertahan setelah mengikuti berbagai seleksi di PFpreneur 2025 dari total 13.860 UMKM yang mendaftar.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya