Berita

Kasatreskrim Polresta Pati, AKP Heri Dwi Utomo/RMOLJateng

Presisi

Acungkan Sajam Sambil Konvoi, Enam Remaja Dibekuk Polisi

SENIN, 03 MARET 2025 | 06:15 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Tidak sampai dua hari, jajaran Polresta Pati berhasil menangkap enam remaja yang membuat resah masyarakat. Enam remaja itu menggelar aksi konvoi dengan mengacungkan senjata tajam (sajam) di jalur lingkar Selatan Pati pada Jumat, 28 Februari 2025.

Aksi tersebut sempat viral di media sosial (medsos) yang menuntut polisi untuk gerak cepat mengamankan enam remaja tersebut.

Akhirnya Jatanras Satreskrim Polresta Pati diterjunkan untuk memburu enam remaja yang membuat resah warga tersebut. Dan pada Sabtu petang, 1 Maret 2025, enam remaja berhasil diamankan tim Jatanras.


Keenam remaja tersebut adalah, JAF, RDK, DEP, FNR, EAP dan MBR semuanya warga Pati. Mereka dibekuk polisi pada Sabtu, 1 Maret 2025, sekitar pukul 17.00 WIB.

Beredarnya video tersebut sempat membuat resah masyarakat yang ingin bepergian pada malam hari.

Oleh sebab itu, Kasatreskrim Polresta Pati, AKP Heri Dwi Utomo, langsung menerjunkan Tim Jatanras mengumpulkan bukti-bukti, meminta keterangan saksi, dan menganalisis video yang beredar.

“Setelah mendapatkan informasi mengenai keberadaan para pelaku, tim kami berhasil mengamankan mereka di beberapa wilayah di Pati,” ujar Heri dikutip Kantor Berita RMOLJateng pada Minggu, 2 Maret 2025.

Dari hasil pengamanan, polisi berhasil menyita barang bukti berupa enam senjata tajam dan beberapa unit sepeda motor yang digunakan oleh para pelaku.

“Saat ini, para pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Satreskrim Polresta Pati untuk proses lebih lanjut,” jelasnya.

Heri menegaskan bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi. Sehingga, ia mengimbau para remaja untuk berpikir lebih jauh sebelum melakukan sesuatu yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

“Ingatlah bahwa masa depan kalian masih panjang. Jangan hancurkan masa depan dengan tindakan yang bodoh. Kasihan orang tua dan keluargamu,” tandas Heri di depan enam tersangka.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya