Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Debat Panas Trump-Zelensky Bikin Harga Minyak Anjlok

SABTU, 01 MARET 2025 | 07:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdebatan sengit antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Gedung Putih pada Jumat 28 Februari 2025, ikut memicu gejolak di pasar minyak dunia.

Dikutip dari Reuters, Sabtu 1 Maret 2025, harga minyak mentah Brent ditutup pada 73,18 Dolar AS per barel, turun 86 sen atau 1,16 persen. 

Sedangkan harga minyak mentah West Texas Intermediate AS ditutup pada 69,76 Dolar AS per barel, turun 59 sen atau 0,84 persen.


WTI sempat menguat di penghujung sesi sebelum perdebatan terbuka di depan media antara Trump dan Zelensky mengenai kemungkinan perjanjian gencatan senjata dalam perang Rusia-Ukraina.

Selama adu mulut itu Trump mengancam akan menarik dukungan untuk Ukraina. Zelensky kemudian meninggalkan Gedung Putih tanpa menandatangani perjanjian untuk pengembangan bersama oleh kedua negara atas sumber daya mineral Ukraina.

Melemahnya harga minyak juga dipengaruhi pelaku pasar yang mencoba mengukur dampak dari semua pengumuman kebijakan terkait energi yang dibuat oleh pemerintahan Trump bulan ini.

Pada hari Kamis Trump mengatakan tarif yang diusulkannya sebesar 25 persen pada barang-barang Meksiko dan Kanada akan berlaku pada tanggal 4 Maret, bersama dengan bea tambahan sebesar 10 persen pada impor China.

"Pedagang mengurangi risiko di tengah meningkatnya volatilitas yang dipicu oleh Trump yang meningkatkan perang tarif, khususnya terhadap China, yang secara signifikan meningkatkan kekhawatiran tentang permintaan global," kata Ole Hansen, kepala strategi komoditas di Saxo Bank.

Perang tarif dipastikan dapat memperlambat pertumbuhan global, memicu inflasi dan, pada gilirannya, menekan permintaan minyak mentah.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya