Berita

Pengamat politik Rocky Gerung/Istimewa

Politik

Indonesia Butuh Kepemimpinan Kuat untuk Jadi Pemain Global

KAMIS, 27 FEBRUARI 2025 | 12:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto yakin proyeksi Goldman Sachs bahwa Indonesia akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar keempat di dunia pada 2050 akan terjadi.

Menanggapi optimisme Presiden Prabowo tersebut, pengamat politik Rocky Gerung menilai prediksi itu menunjukkan bahwa dunia mulai melihat Indonesia sebagai pemain global yang semakin maju.

"Prediksi itu menunjukkan bahwa dunia sedang berubah, dunia mulai melihat Indonesia akan maju sebagai global player," kata Rocky lewat kanal YouTube pribadinya, Kamis 27 Februari 2025.


Namun, dosen Ilmu Filsafat itu menekankan, pencapaian tersebut memerlukan kepemimpinan yang kuat dan strategi ekonomi yang jelas. 

"Jadi bagus kalau Prabowo menjanjikan bahwa akan ada semacam pondasi baru untuk menghasilkan Indonesia yang terang benderang. Apa pondasi itu? Ya pertumbuhan ekonomi," jelas Rocky.

Dengan tantangan global yang semakin kompleks, ia menilai bahwa kepemimpinan Prabowo akan diuji dalam membangun strategi ekonomi yang mampu membawa Indonesia ke posisi puncak dalam kancah ekonomi dunia.

"Sekarang pertanyaannya, mesin politik apa yang bisa dipakai untuk menumbuhkan ekonomi dan benar-benar mencapai harapan yang diulas banyak statistik dunia?" tanya Rocky.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya