Berita

Garpinas saat audiensi dengan DPRD Kabupaten Serang/Ist

Nusantara

Dongkrak Perekonomian dan Tekan Pengangguran, Garpinas Dukung Investasi Masuk ke Serang Utara

RABU, 26 FEBRUARI 2025 | 04:13 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Puluhan orang yang tergabung dalam Gerakan Pengawal Investasi Nasional (Garpinas) melakukan audiensi dengan DPRD Kabupaten Serang, pada Selasa 25 Februari 2025. 

Mereka ingin menyampaikan aspirasi berupa dukungan agar investasi tidak dipersulit di Banten, khususnya di Kabupaten Serang Utara. 

Salah satu perwakilan Garpinas yang juga ketua BPD Tanara, Jayadi dalam pertemuan itu menyampaikan dukungan dari pemerintah daerah terhadap masuknya investasi sangatlah penting. 


“Investasi di wilayah Banten Utara akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Ketua MUI Tanara, KH Muhit yang berharap pembangunan di daerah Serang, Banten berjalan dengan baik dan berdampak positif bagi masyarakat. KH Muhit mengingatkan kalau saat ini angka pengangguran di Banten amatlah tinggi. 

“Di sana kami lihat masih ada banyak pengangguran dan butuh sekali perkembangan,” katanya.

Dukungan terhadap investasi juga disampaikan oleh warga lainnya. Mereka menilai kehadiran investor di Tanara, Tirtayasa, dan Serang Utara akan berdampak positif bagi perekonomian, termasuk peningkatan pendapatan masyarakat dan pengurangan angka pengangguran.

“Kalau investor masuk ke Tanara, Tirtayasa, dan wilayah Serang Utara lainnya, maka pajak akan meningkat dan pengangguran berkurang,” jelasnya.

Salah satu peserta audiensi, Ahmad Baiti meminta agar DPRD segera mengambil langkah konkret guna mencegah konflik di tengah masyarakat akibat perbedaan pendapat mengenai investasi.

“Kepada dewan, segera bertindak untuk menghindari kerusuhan, karena kita sering diadu domba antara pihak yang pro dan kontra,” paparnya.

Ia juga meminta agar DPRD memfasilitasi dialog antarorganisasi masyarakat (ormas) agar tidak terjadi perpecahan di tengah masyarakat.

“Banyaknya pandangan berbeda antar ormas, kami meminta dewan untuk memfasilitasi pertemuan agar antar ormas tidak saling bertengkar,” tukasnya.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya