Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Senin 24 Februari 2025/RMOL

Politik

AHY Kuatkan Kader Demokrat Kalah Pilkada: Jangan Kecil Hati!

SENIN, 24 FEBRUARI 2025 | 18:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengungkapkan keberhasilan partainya dalam Pilkada 2024. 

Hal itu disampaikannya dalam pembukaan Kongres VI Partai Demokrat di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Senin 24 Februari 2025.

Demokrat meraih kemenangan di 22 dari 37 provinsi, dengan angka kemenangan 59 persen di tingkat provinsi dan 49 persen di tingkat kabupaten/kota.


“Lima tahun lalu, kita hanya memiliki satu gubernur terpilih di Papua, almarhum Lukas Enembe, serta satu gubernur yang naik dari wakil gubernur di Aceh dan Emil Dardak sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur. Kini, kita patut berbangga karena ada enam kader terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur,” ujar AHY.

Enam kader Demokrat yang berhasil melangkah ke kursi kepemimpinan daerah adalah Anwar Hafid (Gubernur Sulawesi Tengah), Suhardi Duka (Gubernur Sulawesi Barat) dan Gusnar Ismail (Gubernur Gorontalo).

Selanjutnya Emil Dardak (Wakil Gubernur Jawa Timur), dan Cik Ujang (Wakil Gubernur Sumatera Selatan). Selain itu, Demokrat juga memenangkan gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) untuk Papua Pegunungan, dengan Ones Pahabol dinyatakan sebagai gubernur terpilih.

Di tingkat kabupaten/kota, 95 kader Demokrat berhasil menjadi kepala daerah, termasuk di Riau, Kepulauan Riau, dan Jayapura, di mana Yunus Wonda dinyatakan sebagai Bupati Jayapura oleh MK.

AHY menegaskan bahwa kemenangan ini membuktikan kualitas kader Demokrat yang mampu bersaing. Ia juga memberikan semangat bagi yang belum berhasil.

“Bagi yang belum menang, jangan kecil hati. Saya pun pernah kalah dalam Pilkada. Tapi kalau tidak bangkit, kita tidak akan ke mana-mana. Siapa yang cepat bangkit, insya Allah akan mendapat jalan lagi,” tuturnya.

Dengan hasil ini, Demokrat optimistis untuk terus memperkuat posisinya di kancah politik nasional.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya