Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Aliran Modal Asing Kembali Banjiri RI Rp7,58 Triliun

SABTU, 22 FEBRUARI 2025 | 09:26 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Aliran modal asing (capital inflow) tercatat masuk ke Indonesia sebesar Rp7,58 triliun pada pekan ketiga Februari 2024.

Berdasarkan data transaksi yang dihimpun Bank Indonesia (BI) pada 17-20 Februari 2025, aliran modal asing itu paling banyak masuk melalui Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp6,96  triliun.

Selain itu, capital inflow juga masuk Rp1,08 triliun lewat Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), dan jual neto sebesar Rp0,46 triliun di pasar saham.


Untuk itu berdasarkan catatan BI, di sepanjang tahun 2025 hingga 20 Februari 2025, nontesiden belu meto Rp18,99 triliun di pasar SBN dan SRBI.

“Selama tahun 2025, berdasarkan data setelmen sampai dengan 20 Februari 2025, nonresiden tercatat jual neto sebesar Rp7,74 triliun di pasar saham, beli neto sebesar Rp18,99 triliun di pasar SBN dan Rp3,23 triliun di SRBI,” kata Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam siaran persnya pada Sabtu 22 Februari 2025.

Dalam pernyataannya, Ramdan menegaskan komitmen BI untuk memperkuat kerja sama dengan pemerintah dan otoritas lainnya untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia.

"Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia," kata Ramdan.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya