Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Jelang Rilis Suku Bunga BI, Rupiah Tertekan Rp16.359 Pagi Ini

RABU, 19 FEBRUARI 2025 | 10:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menjelang pengumuman hasil rapat dewan gubernur (RDG) Bank Indonesia, nilai tukar Rupiah dibuka melemah ke Rp16.359 per Dolar AS pada perdagangan Rabu 19 Februari 2025.

Mata uang Garuda itu anjlok 81 poin atau minus 0,50 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Melemahnya mata uang Rupiah ini terjadi jelang hasil RDG BI yang akan dilaksanakan siang ini untuk mengumumkan kebijakan suku bunga di dalam negeri.


Sementara itu, mayoritas mata uang Asia dibuka bervariasi pagi ini. Baht Thailand naik 0,04 persen, Won Korea Selatan minus 0,06 persen, dan Dolar Singapura minus 0,02 persen.

Selanjutnya Yen Jepang menguat 0,09 persen persen, dan Ringgit Malaysia dibuka melemah 0,13 persen.

Di sisi lain, mayoritas mata uang utama negara maju dibuka melemah. Poundsterling Inggris dan Franc Swiss turun 0,01 persen, Euro Eropa tumbuh 0,01 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya