Berita

Menteri Koordinator IPK, Agus Harimurti Yudhoyono di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa, 18 Februari 2025/Ist

Politik

Prabowo Undang Jajaran Kemenko IPK Makan Siang di Istana

SELASA, 18 FEBRUARI 2025 | 13:15 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sejumlah menteri di bawah Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) diundang hadir untuk makan siang bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa, 18 Februari 2025. 

Menteri Koordinator IPK, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan bahwa ia diminta hadir ke Istana, selain untuk makan siang juga akan dilakukan rapat terbatas (ratas) bersama lima menteri di bawahnya yakni Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri PU Dody Hanggodo, dan Menteri PKP Maruarar Sirait.

"Ya saya dapat undangan dari presiden, untuk hadir makan siang sekaligus ratas," ungkapnya kepada awak media.  


Ketika ditanya isu apa yang dibahas dalam ratas bersama Prabowo, AHY menjawab itu secara umum terkait dengan infrastruktur.

"Tentu saya ingin menjembatani, termasuk koordinasikan 5 kementerian, termasuk ada lembaga-lembaga lain yang tentunya sangat terkait dengan infrastruktur," kata AHY. 

"Dan kita ingin sampaikan apa yang menjadi prioritas yang harus kita kawal bersama-sama," tambahnya. 

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi yang tampak hadir di kompleks istana mengatakan bahwa salah satu agenda yang mungkin dibahas dalam ratas adalah persiapan mudik lebaran Idul Fitri. 

"Mungkin salah satunya (bahas lebaran)," ujarnya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya