Berita

Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Mardani Ali Sera/Ist

Politik

Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Harus Ditambah, Bukan Dipangkas

SENIN, 17 FEBRUARI 2025 | 12:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Efisiensi Anggaran yang diterapkan Presiden Prabowo Subianto harus dilakukan secara cermat dan tepat sasaran.

Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Mardani Ali Sera, menyoroti pentingnya memilah sektor yang perlu mendapatkan pemangkasan anggaran dan sektor yang justru harus ditingkatkan alokasinya demi kepentingan masyarakat luas.

"Misal untuk pendidikan dan kesehatan mesti ditambah," kata Mardani seperti dikutip redaksi melalui akun X miliknya, Senin 17 Februari 2025.


Selain itu, Mardani juga menekankan pentingnya penyediaan lapangan kerja, termasuk pengangkatan tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), yang menurutnya harus tetap mendapat perhatian dan dukungan anggaran.

“Penghematan perlu bahkan wajib. Tapi mesti dibedah mana yang dihemat dan mana yang ditambah, biar jelas fokus dan prioritasnya,” ujar Kepala Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) itu.

Dengan pendekatan yang lebih terukur dan berbasis kebutuhan masyarakat, Mardani berharap efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah benar-benar berdampak positif dan tidak menimbulkan ketimpangan dalam alokasi dana untuk sektor-sektor krusial.

"Pemetaan efisiensi anggaran perlu dilakukan lebih rinci ke depannya agar jelas mana saja anggaran yang tidak produktif dan bermanfaat bagi masyarakat luas," pungkasnya.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya