Berita

Mensesneg Prasetyo Hadi/RMOL

Politik

Mensesneg Klarifikasi Pernyataan PCO soal Kementerian Salah Tafsir

JUMAT, 14 FEBRUARI 2025 | 13:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Kepala Kantor Presidential Communication Office (PCO) Hasan Nasbi yang menyebut ada sejumlah kementerian/lembaga salah menafsirkan kebijakan efisiensi anggaran, diluruskan Mensesneg Prasetyo Hadi.

Prasetyo memastikan bahwa tidak ada kementerian/lembaga yang salah tafsir. 

“Ini kan baru pertama kali kita lakukan, kebijakan efisiensi ini, semangat dari bapak presiden, tentunya banyak teman-teman kementerian/lembaga bukan salah tafsir. Tetapi memahami masih agak berbeda,” ujar Prasetyo kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat 14 Februari 2025. 


Lagi pula, kata Prasetyo, pihaknya menilai wajar jika Hasan Nasbi berpandangan demikian. Mengingat, kebijakan efisiensi anggaran sebagaimana Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1/2025 yang masih berproses. 

“Menurut saya sih wajar ya, kita kan proses, terus kita berikan penjelasan kan seperti yang sekarang terjadi. Yang rame diviralkan adalah Kartu Indonesia Pintar (KIP) tidak ada lagi, ndak begitu," kata Prasetyo.

Sebelumnya, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (KSP) Hasan Nasbi mengatakan, sejumlah kementerian/lembaga salah menafsirkan kebijakan pemangkasan anggaran. 

Tanpa menyebut kementerian dan lembaga itu, Hasan mengatakan, instansi itu melakukan pemangkasan untuk pelayanan dasar, padahal seharusnya pemangkasan dilakukan untuk kegiatan seremonial.

“Mereka tidak mengorbankan belanja lemak, tapi mereka mengorbankan layanan dasar. Itu salah tafsir,” ujar Hasan di Jakarta, Kamis 13 Februari 2025.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya