Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Saham-saham Teknologi Melonjak, Bursa AS Ditutup Menghijau

SELASA, 11 FEBRUARI 2025 | 08:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat ditutup menghijau pada Senin 10 Februari 2025 waktu setempat. 

Sektor teknologi terdongkrak berkat menguatnya saham Nvidia dan saham terkait AI lainnya, membalikkan keadaan pada pekan lalu di mana saham-saham teknologi berjatuhan. 

Dikutip dari Reuters, indeks berbasis luas S&P 500 ditutup naik 0,67 persen atau 40,45 poin menjadi 6.066,44.


Nasdaq Composite Index melonjak 0,98 persen atau 190,87 poin menjadi 19.714,27. 

Kemudian Dow Jones Industrial Average juga terangkat 0,38 persen atau 167,01 poin jadi 44.470,41.

Setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan akan mengenakan tarif tambahan pada impor baja dan aluminium, saham pabrikan baja kompak menguat.

Saham Nucor dan US Steel serta Steel Dynamics melonjak naik lebih dari 4 persen. 

Cleveland-Cliffs meroket 18 persen, dan Century Aluminum naik 10 persen. 

Produsen chip AI, Nvidia dan Broadcom, masing-masing melonjak 2,9 persen dan 4,5 persen. 

Saham Amazon juga menguat 1,7 persen.

Analis mengatakan, saat ini pasar begitu optimis yang dipicu salah satunya oleh laporan keuangan AS. 

Namun, di antara saham-saham yang melonjak, Tesla ditutup anjlok 3 persen. Kejatuhan ini setelah konsorsium investor yang dipimpin CEO Tesla Elon Musk menawarkan 97,4 miliar Dolar AS untuk membeli lembaga nirlaba itu, yang mengendalikan perusahaan rintisan kecerdasan buatan OpenA, menurut laporan Wall Street Journal.

Pekan lalu, saham teknologi jatuh setelah Trump mengumumkan tarif timbal balik (resiprokal) pada semua negara, yang menyamai tarif yang dikenakan oleh mereka.

Saham McDonald's melesat 4,8 persen setelah jaringan restoran siap saji tersebut membukukan kenaikan mengejutkan dalam comparable sales global sepanjang kuartal keempat. Saham Nike juga melonjak 3,31 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya