Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Produk Telkom Bantu UMKM Permudah Kelola Layanan After Sales

SENIN, 10 FEBRUARI 2025 | 04:38 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Mempertahankan loyalitas pelanggan di tengah kompetisi yang ketat merupakan tantangan tersendiri bagi pelaku usaha, terutama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Tetapi tantangan tersebut bisa tersolusikan dengan memanfaatkan teknologi seperti yang ditawarkan oleh OCA Indonesia (OCA), salah satu produk unggulan dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom).

OCA memiliki layanan OCA Interaction Lite, sebuah platform Customer Relationship Management (CRM) yang membantu UMKM mengelola interaksi dengan pelanggannya secara efisien. Selain itu, OCA Interaction Lite juga mampu mendukung UMKM dalam meningkatkan layanan after sales yang dapat berdampak terhadap loyalitas pelanggan dan meningkatkan citra merek mereka.

Meskipun memiliki peran penting untuk meningkatkan loyalitas pelanggan, tetapi layanan after sales kerap menjadi aspek yang terabaikan oleh UMKM. Umumnya dikarenakan keterbatasan sumber daya yang membuat interaksi UMKM dengan pelanggan menjadi kurang efektif maupun kurang cepat. 


Pemanfaatan platform yang memberikan layanan CRM bisa menjadi solusi karena tidak membutuhkan banyak sumber daya. Platform CRM yang digunakan pun akan semakin optimal jika mampu mengintegrasikan berbagai saluran komunikasi.

Solusi yang diberikan lewat platform CRM bisa mempercepat respons kepada pelanggan sehingga dapat meningkatkan kepuasan dan kepercayaan mereka. Lebih lanjut, dengan mengintegrasikan berbagai saluran komunikasi, keluhan pelanggan menjadi lebih mudah terpantau serta dapat tersolusikan segera yang berujung kepada peningkatan  reputasi usaha.

OCA Interaction Lite merupakan platform CRM yang mampu menjawab kebutuhan tersebut. OCA Interaction Lite juga dapat mengintegrasikan facebook comment, facebook messenger, instagram comment, dan direct message dalam satu dashboard.

“OCA Interaction Lite adalah salah satu platform unggulan kami yang dapat digunakan oleh UMKM di Indonesia dalam mengoptimalkan layanan after sales. Dengan OCA Interaction Lite, UMKM bisa secara proaktif membangun hubungan yang lebih personal dan relevan dengan pelanggan, serta memanfaatkan sumber daya secara lebih efisien sehingga memberikan hasil yang lebih optimal,” ujar EVP Digital Business and Technology Telkom Komang Budi Aryasa dalam keterangannya, Minggu, 9 Februari 2025.

OCA Interaction Lite menawarkan fleksibilitas yang memungkinkan penggunanya untuk menyesuaikan fitur sesuai dengan kebutuhan bisnis. Produk ini dirancang dengan fitur utama yang dapat langsung digunakan oleh UMKM, tanpa harus membayar fitur-fitur tambahan yang mungkin belum relevan. Hal ini menjadikannya solusi yang ideal untuk UMKM, yang kebutuhan pengelolaan interaksi pelanggannya mungkin belum sebesar perusahaan besar.

Ketika bisnis mengalami pertumbuhan, UMKM dapat dengan mudah menambahkan fitur baru, seperti ticketing, tanpa harus mengganti platform yang sudah digunakan. OCA Interaction Lite menjadi investasi jangka panjang yang mendukung kebutuhan bisnis saat ini sekaligus menyesuaikan diri dengan perkembangan di masa depan.

Melalui teknologi ini, Telkom menunjukkan komitmennya untuk membantu UMKM di Indonesia menghadapi era digital dengan lebih percaya diri. OCA Interaction Lite dapat membantu UMKM  mengoptimalkan layanan after sales dengan lebih proaktif, personal, dan berbasis data yang berujung kepada keberlanjutan usaha.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya