Berita

Salah satu Elang Ular bido yang dilepasliarkan di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango/Istimewa

Nusantara

2 Elang Ular Bido Dilepasliarkan di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

MINGGU, 09 FEBRUARI 2025 | 01:22 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni melakukan pelepasliaran 2 Elang Ular bido di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP).

Kegiatan ini dilakukan di wilayah Bumi Perkemahan Mandalawangi, Cibodas, TNGGP, Sabtu 8 Februari 2025. Menhut Raja Antoni didampingi oleh Wamensesneg Juri Ardiantoro, Wamenhut Sulaiman Umar, serta jajaran Kementerian Kehutanan. 

"Saat ini saya berada di Gunung Gede Pangrango, melepasliarkan dua elang ke alam," ujar Raja Antoni di TNGGP, Sabtu, 8 Februari 2025. 


Menhut menjelaskan, sebelum dilepasliarkan, 2 elang ini telah menjalani rehabilitasi. Satu elang ini merupakan hasil serahan sukarela warga yang dititiprawatkan oleh KSDA Wilayah II Soreang ke Pusat Konservasi Elang Kamojang (PKEK).

Sementara itu, satu ekor elang lainnya hasil penyelamatan alam yang kemudian dibawa ke PKEK. 

"Yang satu diserahkan dari masyarakat, satu lagi ditemukan di alam. Setelah diobati sekarang (dilepasliarkan)," ujar Raja Antoni. 

Pada kesempatan yang sama, Raja Antoni juga melakukan penanaman bibit pohon kayu manglid. 

Elang Ular bido merupakan species Spilornis Cheela dengan nama lokal Elang-ular bido. Dua elang ini telah mendapatkan proses rehabilitasi, meliputi proses pemeriksaan dan pemulihan kesehatan dengan pemberian vitamin dan nutrisi.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya